JAWA TENGAH — Pergerakan IHSG pada awal sesi hari ini menunjukkan volatilitas tinggi. Data perdagangan mencatat sebanyak 380 saham berada di zona merah, sementara hanya 198 saham yang menguat, dan 381 lainnya stagnan. Nilai transaksi pada awal perdagangan tercatat Rp2,1 triliun dengan volume 3,09 miliar saham.
Mayoritas Sektor Tertekan, Hanya Empat Sektor Bertahan Hijau
Tekanan jual terlihat merata di hampir seluruh sektor. Dari 11 indeks sektoral, hanya empat yang masih mampu bertahan di zona hijau: energi, properti, industri, dan kesehatan. Sisanya, termasuk sektor dengan bobot besar seperti keuangan, teknologi, dan konsumer non-siklikal, justru melemah.
Indeks LQ45 turun 0,28 persen ke level 617, sementara IDX30 melemah 0,21 persen ke 348. Indeks syariah JII juga ikut terkoreksi 0,26 persen ke posisi 376.
Saham HERO dan ARTA Jadi Pendorong Kenaikan
Di tengah dominasi pelemahan, beberapa saham justru mencatat kenaikan signifikan. Tiga saham yang memimpin daftar top gainers antara lain PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), PT Arthavest Tbk (ARTA), dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE). Ketiganya menjadi penopang tipisnya indeks di awal sesi sebelum akhirnya terkoreksi.
Pelaku pasar kini mencermati pergerakan investor asing dan sentimen global yang masih membebani bursa Asia. Data transaksi awal menunjukkan volume tinggi, mengindikasikan aksi ambil untung (profit taking) setelah penguatan sebelumnya.