SOLO — Peristiwa tragis terjadi di kawasan Nusukan, Solo, ketika seorang pria paruh baya bernama Ragis (57) ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam selokan yang berada tepat di depan sebuah apotek. Kejadian ini sontak menggegerkan warga sekitar yang melihat korban tergeletak di parit dengan posisi tak wajar.
Kronologi: Dari Mengeluh Sakit Hingga Tumbang di Selokan
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban datang ke apotek tersebut dengan mengeluhkan rasa nyeri yang menusuk di bagian ulu hati dan perut. Ia berniat membeli obat untuk meredakan sakit yang dideritanya.
Namun, sebelum sempat dilayani, Ragis tiba-tiba terjatuh dan tumbang di area parkir apotek. Tubuhnya kemudian terguling hingga masuk ke dalam selokan yang tidak jauh dari tempat ia berdiri. Warga yang melihat kejadian itu langsung berusaha menolong, namun korban sudah dalam kondisi tak sadarkan diri.
Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan, Tunggu Hasil Autopsi
Petugas dari Polsek setempat yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada luka atau bekas kekerasan pada tubuh Ragis.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya," ujar salah satu petugas di lokasi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani autopsi guna memperjelas penyebab kematian yang diduga kuat berkaitan dengan kondisi kesehatannya.
Warga Nusukan Berduka, Ragis Dikenal Sebagai Pribadi Pendiam
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Nusukan. Beberapa tetangga korban mengaku Ragis dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang mengeluhkan soal kesehatan. Mereka mengaku kaget karena tak pernah menyangka pria tersebut memiliki kondisi medis yang serius.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih berada di rumah sakit untuk mengurus proses pemakaman. Belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga terkait riwayat penyakit yang diderita korban.
Apa yang Bisa Dipelajari dari Insiden Ini?
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap gejala nyeri ulu hati yang kerap dianggap sepele. Dalam banyak kasus, nyeri di area tersebut bisa menjadi tanda awal penyakit serius seperti serangan jantung atau gangguan lambung akut. Masyarakat diimbau untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami keluhan serupa, terutama jika disertai keringat dingin, sesak napas, atau pingsan.