REMBANG — Puluhan hewan kurban dari Semen Gresik mulai didistribusikan ke sejumlah titik di Rembang dan Blora. Hewan tersebut terdiri dari 12 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang disebar ke 16 lokasi penerima manfaat.
Penyaluran ini menyasar pondok pesantren, pengurus Masjid Agung Rembang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rembang dan Blora, serta beberapa pemerintah desa di sekitar wilayah operasional perusahaan. Langkah ini dilakukan perusahaan untuk mendukung pelaksanaan ibadah kurban di tengah masyarakat.
Lokasi Penerima Manfaat Tersebar di Dua Kabupaten
Keenam belas titik penerima tersebut berada di dua kabupaten berbeda. Sebagian besar berada di Rembang, sementara sisanya masuk wilayah Blora.
Beberapa pondok pesantren di Rembang menjadi salah satu prioritas penyaluran. Selain itu, pengurus Masjid Agung Rembang juga masuk dalam daftar penerima hewan kurban tahun ini. PWI Rembang dan Blora turut menerima bagian dari distribusi tersebut.
Pemerintah desa di sekitar area operasional perusahaan juga menjadi sasaran. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kedekatan perusahaan dengan komunitas lokal yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem bisnis Semen Gresik.
Sinergi dengan Komunitas Lokal
Penyaluran hewan kurban ini bukan sekadar seremonial tahunan. Semen Gresik menjadikan momen Idul Adha sebagai ajang memperkuat hubungan dengan warga dan tokoh masyarakat di dua kabupaten tersebut.
Dengan melibatkan PWI, perusahaan juga menjangkau kalangan wartawan yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi. Sementara itu, penyaluran ke pondok pesantren dan masjid menunjukkan perhatian pada institusi keagamaan yang memiliki jemaah cukup besar.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Semen Gresik mengenai total nilai hewan kurban yang disalurkan. Namun, distribusi 16 ekor hewan ke 16 titik menunjukkan pemerataan yang cukup luas di dua kabupaten.