BREBES — Aksi pencurian dengan sasaran fasilitas pendidikan kembali terjadi di Kabupaten Brebes. Dua SD negeri di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, menjadi korban pembobolan pada Senin dini hari, 18 Mei 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Pelaku menyasar SDN Dukuhturi 2 dan SDN Dukuhturi 3 yang lokasinya saling berdekatan. Di SDN Dukuhturi 2, pelaku masuk ke ruang guru dengan mencongkel jendela.
Barang Berharga yang Raib dan Kerugian Capai Rp15 Juta
Dari SDN Dukuhturi 2, pelaku menggondol satu unit laptop bantuan pemerintah yang baru diterima sekolah, satu set speaker aktif, webcam pembelajaran, serta uang tunai Rp250 ribu. Tak hanya mencuri, pelaku juga mengobrak-abrik laci meja guru.
Pihak sekolah menaksir kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp15 juta. Sementara itu, di SDN Dukuhturi 3, pelaku masuk setelah mencongkel pintu ruang guru.
Pelaku Rusak Ruang Guru di SDN Dukuhturi 3
Diduga tidak menemukan barang berharga, pelaku melampiaskan kekesalannya dengan merusak dan mengacak-acak ruangan. Tinta printer ditumpahkan ke meja, tembok, hingga buku-buku sekolah.
Kondisi ruang guru di sekolah tersebut tampak berantakan saat pertama kali diketahui pihak sekolah pada pagi hari. Kepala SDN Dukuhturi 3 yang juga Plt Kepala SDN Dukuhturi 2, Herowati, membenarkan aksi pencurian tersebut.
“Kejadiannya Senin dini hari kemarin. Dua sekolah kami didatangi pencuri, mengambil sejumlah barang berharga dan mengacak-acak ruangan,” kata Herowati, Selasa, 19 Mei 2026.
Laporan Polisi dan Imbauan Waspada bagi Warga
Herowati mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Pihak sekolah berharap aparat segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengusut pelaku.
Sekretaris Desa Dukuhturi, Andi Kuswoyo, mengatakan aksi pencurian belakangan ini rawan terjadi di desanya. Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan.
“Kami minta warga lebih aktif dalam ronda malam dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan,” ujar Andi.