4 Film Indonesia dengan Soundtrack Paling Diingat, dari Ada Apa Dengan Cinta? hingga Habibie & Ainun

Penulis: Xander Situmorang  •  Rabu, 04 November 2026 | 19:49:31 WIB
Soundtrack disebut Riri Riza sebagai bagian penting dalam film Indonesia.

JAWA TENGAH — Sutradara Riri Riza menyebut musik sebagai bagian penting dalam sebuah film, dan itu terbukti pada sejumlah judul Indonesia yang lagunya tetap dikenang bertahun-tahun setelah rilis. Ada Apa Dengan Cinta? (2002) hingga Habibie & Ainun (2012) jadi contoh bagaimana soundtrack memperkuat cerita. Berikut empat film yang lagunya masih sering diputar sampai sekarang.

Film Indonesia tak cuma dikenang lewat jalan ceritanya. Sejumlah judul justru melekat di ingatan penonton karena lagu tema yang menyatu dengan emosi tiap adegan, dari karya Melly Goeslaw sampai Nidji.

Lagu-lagu itu bertahan jauh setelah filmnya selesai tayang di bioskop. Sebagian bahkan masih rutin masuk daftar putar pendengar baru yang belum sempat menonton filmnya.

Ada Apa Dengan Cinta? (2002): Suara Melly Goeslaw di Balik Galau Cinta dan Rangga

Film garapan Rudy Soedjarwo ini jadi salah satu romansa Indonesia paling ikonik di awal 2000-an. Ceritanya berpusat pada Cinta, siswi SMA populer, yang kehidupannya berubah setelah mengenal Rangga, siswa pendiam yang gemar membaca dan menulis puisi.

Kedekatan keduanya tumbuh jadi perasaan cinta, tapi perbedaan karakter dan berbagai persoalan membuat hubungan mereka tak selalu mulus. Soundtrack karya Melly Goeslaw dan Anto Hoed jadi daya tarik tersendiri.

Lagu Bimbang, Ada Apa Dengan Cinta, dan Suara Hati Seorang Kekasih menggambarkan perasaan cinta, kerinduan, hingga kegalauan kedua tokoh utama. Musiknya bahkan disebut jadi bagian penting dalam membangun emosi cerita.

"Kalau buat kita musik menjadi bagian penting dalam sebuah film," ujar sutradara Riri Riza.

Daftar lagunya: Ada Apa Dengan Cinta yang dibawakan Melly Goeslaw bersama Eric, Bimbang oleh Melly Goeslaw, dan Suara Hati Seorang Kekasih juga oleh Melly Goeslaw.

Petualangan Sherina (2000): Lagu Anak yang Tak Pernah Benar-Benar Hilang

Masih dari Riri Riza, film musikal keluarga ini populer pada 2000. Ceritanya mengikuti Sherina, anak perempuan yang harus pindah ke Bandung karena pekerjaan ayahnya.

Di sekolah baru, Sherina bertemu Sadam, anak laki-laki yang awalnya sering berselisih dengannya. Hubungan keduanya berubah ketika mereka terlibat petualangan menegangkan menghadapi sekelompok penculik.

Lagu-lagunya menyatu dengan adegan dan jalan cerita. Jagoan, Lihatlah Lebih Dekat, dan Anak Mami jadi yang paling dikenal, dan masih mendapat perhatian bertahun-tahun setelah filmnya dirilis.

Jagoan dibawakan Sherina bersama Rodo Purba, sementara Lihatlah Lebih Dekat dan Anak Mami dinyanyikan Sherina sendiri.

Laskar Pelangi (2008): Nidji dan Semangat Anak-Anak Belitung

Riri Riza kembali masuk daftar lewat adaptasi novel Andrea Hirata yang tayang pada 2008. Film ini mengangkat perjuangan anak-anak di Belitung dalam memperoleh pendidikan, berpusat pada sepuluh siswa SD Muhammadiyah Gantong dari keluarga sederhana.

Bersama guru mereka, Bu Muslimah dan Pak Harfan, anak-anak itu berusaha mempertahankan sekolah sekaligus mengejar cita-cita di tengah keterbatasan fasilitas dan kondisi ekonomi.

Lagu Laskar Pelangi yang dibawakan Nidji jadi salah satu lagu tema film Indonesia paling mudah dikenali. Isinya menggambarkan semangat mengejar impian dan tidak menyerah meski menghadapi berbagai kesulitan.

Habibie & Ainun (2012): Cinta Sejati Bunga Citra Lestari yang Berbuah Penghargaan

Film garapan Faozan Rizal ini mengangkat kisah cinta Presiden ketiga Indonesia, B.J. Habibie, bersama istrinya, Hasri Ainun Besari. Ceritanya memperlihatkan perjalanan hubungan mereka sejak pertama bertemu hingga membangun kehidupan rumah tangga.

Habibie digambarkan sebagai sosok dengan ambisi besar mengembangkan teknologi di Indonesia. Di tengah kesibukan dan berbagai tantangan hidup, Ainun selalu memberi dukungan kepada suaminya.

Bagian paling membekas dari film ini adalah lagu Cinta Sejati yang dinyanyikan Bunga Citra Lestari. Nuansanya emosional, menggambarkan kesetiaan, pengorbanan, dan cinta yang bertahan meski harus menghadapi perpisahan.

Kualitas soundtrack itu mendapat pengakuan industri. Pada Indonesian Movie Awards 2013, Cinta Sejati keluar sebagai pemenang kategori Soundtrack Terfavorit, dan lagunya makin identik dengan kisah cinta Habibie-Ainun.

Empat film di atas menunjukkan satu pola: lagu tema yang ditulis serius bisa memperpanjang umur sebuah film jauh melampaui masa tayangnya. Bagi penonton yang ingin bernostalgia, daftar ini bisa jadi titik mulai.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: kapanlagi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top