Pemkab Pati Siapkan 250 Bibit Tabebuya Gratis, Ajukan 1.000 Bibit Tambahan ke PT Djarum

Penulis: Xander Situmorang  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 07:16:31 WIB
Warga mengunjungi Alun-alun Pati untuk melihat bunga tabebuya yang sedang mekar.

PATI — Mekarnya bunga tabebuya di Alun-alun Pati membuat pusat Kabupaten Pati itu ramai dikunjungi warga. Pemkab Pati menyiapkan 250 bibit tabebuya gratis yang bisa diambil masyarakat untuk ditanam di pekarangan rumah maupun kawasan permukiman.

Selain bibit gratis, Pemkab Pati telah mengajukan permohonan tambahan 1.000 bibit kepada PT Djarum. Permohonan itu bagian dari upaya memperbanyak tanaman sekaligus mendukung penghijauan di wilayah setempat.

Alun-alun Pati Jadi Lokasi Berfoto Warga

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyebut mekarnya tabebuya kini menjadi daya tarik baru di Alun-alun Pati. Warga mengabadikan pemandangan itu dan membagikannya di media sosial, sementara pengunjung dari luar daerah berdatangan untuk berswafoto.

"Monggo, silakan melihat langsung bunga Tabebuya yang sedang mekar di Alun-alun Pati. Bagus sekali, Alun-alun Pati jadi sangat cantik," kata Chandra.

Menurutnya, warga tak perlu pergi jauh untuk menikmati pemandangan bunga yang indah. "Tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menikmati pemandangan bunga yang indah. Sekarang masyarakat bisa melihatnya langsung di Alun-alun Pati," ujarnya.

Area Foto Khusus Disiapkan untuk Pengunjung

Pemkab Pati mengagendakan area khusus sebagai tempat berfoto bagi pengunjung. Fasilitas itu diharapkan menunjang kenyamanan masyarakat saat menikmati keindahan tabebuya di kawasan alun-alun.

Chandra mengajak warga memanfaatkan kesempatan berkunjung ke Alun-alun Pati sekaligus berkontribusi dalam penghijauan lingkungan. Bibit yang diperoleh dapat ditanam di rumah masing-masing atau di kawasan permukiman sekitar.

Ia berharap antusiasme terhadap bunga tabebuya tidak berhenti pada tren media sosial. Menurutnya, semangat itu perlu tumbuh menjadi gerakan bersama untuk memperbanyak tanaman dan menjaga lingkungan tetap hijau.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top