JAWA TENGAH — Volkswagen Jetta M6 resmi meluncur di Tiongkok sebagai sedan listrik pertama merek Jetta, hasil joint venture FAW dan Grup Volkswagen. Tiga varian ditawarkan dengan harga mulai 79.800 yuan atau sekitar US$11.800. Jarak tempuh versi tertinggi diklaim mencapai 555 km dalam pengujian CLTC.
Jetta M6 dibangun di atas arsitektur Jiesi milik FAW dan diposisikan sebagai sedan keluarga yang terjangkau. Model bertenaga baterai penuh ini menjadi mobil listrik pertama bagi Jetta, merek yang selama ini dikenal lewat sedan berbahan bakar bensin di pasar Tiongkok.
Jetta M6 hadir dalam tiga varian: 465 Pro, 555 Max, dan 555 Ultra. Angka pada nama varian merujuk pada perkiraan jarak tempuh dalam kilometer menurut standar CLTC. Harga ketiganya masing-masing 79.800 yuan, 89.800 yuan, dan 99.800 yuan.
Seluruh baterai lithium iron phosphate dipasok CALB. Pengisian dari 20% ke 80% memakan waktu sekitar 30 menit.
Panjang Jetta M6 4.806 mm dan lebar 1.868 mm. Ukuran itu menempatkannya di segmen sedan menengah, bersaing dengan Honda Civic, Toyota Corolla, hingga mendekati Tesla Model 3. Kabin diklaim cukup lega untuk profesional muda dan keluarga kecil.
Kabin Jetta M6 dilengkapi layar instrumen 8,88 inci dan layar sentuh tengah 15,6 inci. Sistem infotainment terintegrasi asisten AI Tiongkok, Doubao dan DeepSeek, serta mendukung Apple CarPlay.
Fitur bantuan pengemudi lanjutan tersedia sebagai standar, mencakup intelligent cruise assistance, pengereman darurat otomatis, dan parkir otomatis. Paket teknologi ini menjadi nilai jual utama M6 di kelasnya.
Dengan harga di bawah US$12.000, Jetta M6 menempatkan diri sebagai salah satu sedan listrik paling murah di pasar Tiongkok. Posisinya berhadapan langsung dengan sedan listrik lokal yang memadati segmen kendaraan listrik entry-level.
Volkswagen belum mengonfirmasi rencana pemasaran Jetta M6 ke luar Tiongkok. Model ini menyusul langkah sejumlah pabrikan Eropa yang memakai merek lokal untuk menyasar pembeli mobil listrik hemat biaya di Negeri Tirai Bambu.