Review Honda Accord 1979: Sedan Jepang yang Rasa Mercedes

Penulis: Yanto Prasetya  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:50:01 WIB
Honda Accord generasi pertama versi empat pintu dipamerkan sebagai salah satu sedan Jepang berpengaruh di pasar Amerika.

JAWA TENGAH — Honda Accord generasi pertama versi empat pintu terbukti jadi salah satu sedan Jepang paling berpengaruh di pasar Amerika, dengan kualitas interior yang menyerupai Mercedes-Benz tapi harga yang bikin banyak orang mengeluh. Majalah Car and Driver menguji mobil ini pada Maret 1979 dan menyimpulkan satu hal: Accord adalah mobil Amerika kecil terbaik yang pernah dibuat, meski harganya paling mahal di kelasnya.

Uji jalan yang dimuat Car and Driver edisi Maret 1979 ini bukan sekadar pujian. Tim penguji menyebut Accord empat pintu sebagai "mini-Mercedes" karena rasa berkendara dan kualitas kabinnya, tapi mereka juga tidak menutupi kelemahan paling mendasar: mesinnya kurang torsi. Catatan itu penting karena Honda menjual mobil ini dengan harga premium di pasar Amerika, dan pembeli yang tidak paham betul soal mobil kecil kemungkinan besar akan kaget melihat stiker harganya.

Kenapa Accord Disebut Mobil Amerika Kecil Terbaik

Pabrikan Jepang seperti Toyota, Mazda, Mitsubishi, dan Honda disebut sedang memproduksi mobil kecil terbaik untuk pasar Amerika. Dari sekian banyak pilihan, Accord dinilai paling unggul. Karakter berkendara, kenyamanan, dan akomodasi interiornya lebih mirip mobil Amerika terbaik ketimbang mobil Eropa, meski Honda mengambil sedikit pendekatan Eropa pada beberapa aspek.

Yang menarik, Accord bisa diterima dua kubu sekaligus: penggemar mobil impor dan pembeli setia mobil Amerika. Car and Driver menduga kesuksesan Honda bukan karena strategi pemasaran tertentu, melainkan karena mobilnya memang bagus. Penjualan Accord di Amerika mendukung kesimpulan itu, meski harganya tergolong mahal.

Desain: Serius Ala Jerman, Bukan Gaya Meriah Jepang

Kesan pertama melihat Accord empat pintu adalah keseriusan dan ketenangan desain ala Jerman. Honda menghindari gaya norak yang sering melekat pada mobil Jepang saat itu. Warna yang tersedia hanya dua: silver dan burgundy. Tampilannya rapi, dan kesan kualitas yang dipancarkan dari desainnya membuat harga mahal terasa lebih masuk akal, setidaknya bagi pembeli yang paham mobil.

Masalahnya, segmen pembeli Amerika yang masih menganggap mobil kecil identik dengan murah dan murahan akan langsung tersedak melihat harga Accord. Mereka tidak akan pernah tahu fasilitas apa saja yang menanti di balik stiker harga itu.

Interior: Fasilitas Lengkap dengan Rasa BMW dan Mercedes

Sebagian besar trim mewah "LX" dari versi coupe dipindahkan ke sedan. Hasilnya, kabin terasa seperti BMW atau Mercedes kelas atas, bukan mobil kecil yang serba hemat biaya. Peralatan standarnya panjang:

  • Radio AM/FM dan ban radial steel-belted
  • Tachometer dan sistem peringatan pintu atau bagasi terbuka
  • Peringatan lampu rem mati dan pengingat jadwal servis
  • Lampu peringatan cadangan bahan bakar
  • Jok bucket depan yang bisa direbahkan penuh
  • Sandaran kepala untuk kursi belakang
  • Pembuka bagasi remote dan lampu bagasi
  • Kaca rias serta asbak berpenerangan di pintu belakang dan depan kanan
  • Kunci pintu belakang terpasang di konsol, lengkap dengan lampu peringatan

Duduk, menutup pintu, mengencangkan sabuk, lalu menyalakan mesin memberi sensasi kenyamanan dan ketenangan yang menumpuk. Kesan kualitas Jerman yang terlihat dari desain juga terasa saat disentuh.

Transmisi dan Kontrol: Presisi yang Bikin Betah

Transmisi lima percepatan Accord punya sambungan shift yang positif dan akurat. Power steering dengan bantuan variabel juga bekerja mulus. Setiap kontrol, baik yang ditarik, diputar, maupun digeser, bekerja dengan tenaga yang wajar. Lampu utama dinyalakan dengan memutar tombol sein, sementara lampu jauh dan lampu kedip berada di tuas yang sama. Kontrol wiper dan washer punya dua kecepatan plus mode intermiten, letaknya di tuas serupa pada sisi kanan kolom setir.

Kenyamanan dan Handling: Empat Orang Dewasa Tanpa Keluhan

Accord empat pintu mampu membawa empat orang dewasa Amerika dengan kenyamanan luar biasa. Mobil ini melaju di 75 sampai 80 mph dengan tenang dan mudah. Suspensinya halus dan lentur. Soal handling dan cengkeraman jalan, Accord masih kalah dari Volkswagen Rabbit atau Ford Fiesta, tapi lebih baik dari sebagian besar mobil Jepang dan Eropa lainnya.

Sayangnya, torsi mesin jadi titik lemah. Car and Driver menulis Accord akan sempurna kalau punya tenaga dorong seperti Ford Fiesta. Tanpa itu, mobil ini tetap nyaman untuk perjalanan jauh tapi kurang menggigit saat butuh akselerasi cepat.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Harga Accord paling mahal di kelasnya, bahkan disebut "mini-Mercedes" soal stiker harga
  • Torsi mesin kurang, akselerasi tidak sekuat kompetitor sekelas
  • Handling kalah dari Rabbit dan Fiesta
  • Hanya tersedia dua warna, silver dan burgundy
  • Pembeli yang belum paham mobil kecil premium akan sulit menerima harga

Verdict: Layak untuk Enthusiast, Kurang Cocok untuk Pemburu Murah

Honda Accord empat pintu 1979 adalah paket lengkap: kualitas interior setara mobil Jerman, kenyamanan untuk empat orang dewasa, dan transmisi yang menyenangkan. Car and Driver menyebutnya lebih dari sekadar trim mewah dan aksesori cerdik, Accord adalah ide yang lebih baik. Detroit belum bisa membuat mobil sekelas ini.

Bagi yang terbebani harga, Honda Civic disebut sebagai alternatif yang masih tergolong murah dan tidak kalah bagus, meski kurang bergengsi dibanding Accord. Kesimpulannya, Accord cocok untuk penggemar mobil yang paham nilai kualitas dan siap bayar lebih. Kurang cocok untuk pembeli yang mencari mobil kecil murah atau yang mengutamakan akselerasi dan handling tajam.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top