JAWA TENGAH — Pemerintah menyiapkan 464.856 formasi pada Pendaftaran CPNS 2027, dengan afirmasi khusus bagi guru honorer yang telah mengabdi lebih dari lima tahun. Skema ini mengunci penempatan mereka di sekolah induk agar tidak tergeser pelamar baru, sekaligus mempercepat alih status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. Seluruh proses administrasi hingga pengumuman kelulusan dilakukan satu pintu melalui portal SSCASN BKN.
Beban anggaran gaji PPPK resmi dialihkan dari kas daerah ke APBN pusat. Badan Anggaran DPR RI memutuskan dana sebesar Rp23 triliun disalurkan lewat Dana Alokasi Umum yang dikunci khusus untuk belanja pegawai, sehingga pemerintah daerah tak lagi punya alasan menahan pembukaan formasi ASN.
Keputusan itu menjawab keluhan Pemda yang sebelumnya ragu membuka lowongan karena belanja pegawai lokal sempat menembus 60 persen APBD. Dengan dana yang dikunci di pusat, gaji guru honorer yang beralih status diharapkan cair tepat waktu setiap bulan.
Dari total 464.856 formasi, pemerintah merancang proteksi berlapis agar pendidik senior tidak tersingkir oleh fresh graduate. Tiga poin utama skema ini:
Sebelum pendaftaran resmi dibuka, tenaga pendidik perlu menuntaskan dua tahapan agar hak afirmasi terbaca sistem:
Pendaftaran CPNS 2027 belum dibuka. Seluruh proses administrasi, verifikasi berkas, hingga pengumuman kelulusan dilakukan satu pintu melalui portal resmi SSCASN BKN. Informasi lengkap mengenai jadwal dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara.
Komisi X DPR RI mendorong agar regulasi afirmasi ini ke depannya menjangkau guru sekolah swasta serta tenaga kependidikan. Sambil menunggu, pastikan data masa kerja di Dapodik sudah rapi dan dokumen pindaian siap diunggah agar tidak kehilangan hak afirmasi saat pendaftaran dibuka.
Bagi guru yang telah bertahun-tahun mengabdi, memastikan data masa kerja terverifikasi hari ini jauh lebih menentukan daripada menunggu pengumuman resmi.