JAWA TENGAH — Nikita Mirzani menyapa para penonton gala premier film Beautiful Pain lewat video yang direkam dari Wartelsuspas Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Dalam pesan yang diputar Kamis (15/10), ia mengaku sedih tak bisa hadir langsung karena masih menjalani hukuman enam tahun atas kasus pemerasan dan pengancaman. Film yang ia produseri bersama Hanung Bramantyo itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 22 Oktober 2026.
Dalam video tersebut, Nikita mengenakan seragam rutan dengan rambut digerai. Ia menyampaikan pesan kepada para penonton yang hadir di acara peluncuran film yang telah lama dinantikannya.
Beautiful Pain menandai debut Nikita Mirzani sebagai produser eksekutif. Sebagian pengalaman hidupnya disebut menjadi inspirasi cerita film ini.
Ia menegaskan bahwa film ini bukan tentang dirinya. Menurut Nikita, cerita yang diangkat mewakili perjuangan perempuan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, termasuk stigma yang kerap dialamatkan kepada perempuan.
"Ini bukan film tentang Nikita Mirzani, tapi ini film tentang semua wanita Indonesia yang berani berjuang, berani mengambil risiko, berani melangkah lebih jauh lagi ke depan," ujarnya.
Nikita menyoroti pengalaman menjadi janda yang sering dipandang sebelah mata. Ia meminta perempuan tidak takut dicemooh lingkungan sekitar.
"Dari cerita yang Niki alami, menjadi seorang janda itu bukan suatu hinaan. Jangan takut dicemooh sama tetangga karena mereka enggak tahu apa-apa tentang kita. Jangan takut dicemooh orang lain karena mereka tidak tahu apa yang sudah kita perjuangkan," sambungnya.
Dengan suara bergetar, Nikita menyampaikan pesan khusus untuk anak-anaknya. Ia mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf karena belum bisa mendampingi mereka.
"Film ini untuk anak-anak Niki. Terutama untuk Laura, terima kasih Nak sudah berjuang. Adik-adiknya juga terima kasih. Maafkan Mimi... Mimi tidak bisa hadir karena Mimi sedang... doakan semoga cepat keluar," ucapnya lirih.
Beautiful Pain mengisahkan perjuangan seorang ibu yang berusaha lepas dari jeratan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan. Ia juga memperjuangkan hak asuh anak di tengah trauma dan fitnah yang mengancam kariernya.
Film ini disutradarai Dmaz Brodjonegoro bersama Hanung Bramantyo. Raihaanun dan Baim Wong didapuk sebagai pemeran utama.
Beautiful Pain dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026. Nikita saat ini masih menjalani hukuman enam tahun setelah dinyatakan bersalah atas kasus pemerasan dan pengancaman terhadap pengusaha kecantikan, Reza Gladys.
Di akhir pesannya, Nikita berharap film ini memberi inspirasi bagi perempuan untuk lebih menghargai diri sendiri. "Semoga setelah ini kalian berani untuk mengambil risiko, mencintai diri sendiri, mencintai mental kalian demi semua anak kalian. Semoga film ini diterima sama masyarakat Indonesia. Terima kasih, love you all," tutupnya.