PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kudus Kota menggelar pemeliharaan jaringan dan pemangkasan pohon di tujuh wilayah terdampak pada Kamis, 17 September 2026. Pemadaman berlangsung pukul 09.00–14.00 WIB atau lima jam, dengan alasan meminimalisir risiko gangguan akibat ranting pohon dan kerusakan kabel.
KUDUS — PT PLN (Persero) ULP Kudus Kota menjadwalkan pemadaman listrik selama lima jam untuk pemeliharaan jaringan dan potong pohon, Kamis, 17 September 2026. Wilayah yang terdampak meliputi Desa Jepangpakis, Desa Megawon, Desa Mlati Kidul, Desa Mlati Lor, Desa Mlati Norowito, Komplek Perkantoran Mejobo, dan Jl. Hos Cokroaminoto.
Pemadaman berlangsung pukul 09.00–14.00 WIB. Alasan yang disebut PLN bukan gangguan teknis, melainkan pemangkasan pohon yang rantingnya berpotensi menimpa jaringan dan merusak kabel.
Pemangkasan pohon masuk agenda rutin pemeliharaan jaringan distribusi. Ranting yang menjulur ke arah kabel berisiko memicu korsleting, terutama saat hujan dan angin kencang.
PLN menyebut langkah ini untuk meminimalisir risiko gangguan akibat ranting pohon dan kerusakan kabel. Dengan kata lain, pemadaman lima jam dijadwalkan agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih lama.
Tujuh wilayah yang masuk daftar terdampak tersebar di kawasan permukiman dan perkantoran. Komplek Perkantoran Mejobo dan Jl. Hos Cokroaminoto termasuk titik yang dilewati jaringan yang dipelihara.
Di Salatiga, PLN UP3 Salatiga melalui ULP Salatiga Kota menggelar pemeliharaan JTM 1 Fasa pada hari ketiga rangkaian pemeliharaan jaringan distribusi 15–17 September 2026. Jadwalnya pukul 09.00–12.00 WIB.
Wilayah terdampak di Salatiga meliputi Jl. Patimura, Jl. Karang Taruna, Jl. Pramuka, Turusan dan sekitarnya, serta pelanggan TM PT Charoen Pokphand dan PT Bina Mentari.
Berbeda dari Kudus yang memangkas pohon, pekerjaan di Salatiga berupa pemeliharaan JTM 1 Fasa. Dua agenda ini berjalan di hari yang sama dengan durasi berbeda.
PLN meminta masyarakat memaklumi pemadaman sementara ini. Waktu pemadaman dapat berubah di luar jadwal apabila terkendala kondisi lapangan.
Ada dua imbauan keselamatan yang disampaikan PLN. Warga diminta tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho kurang dari 3 meter dari jaringan listrik.
Imbauan kedua, warga dilarang bermain layang-layang di bawah jaringan listrik. Kedua aturan ini berkaitan langsung dengan risiko gangguan yang hendak ditekan lewat pemeliharaan jaringan.
Warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center PLN 123. Alternatif lain melalui aplikasi PLN Mobile.
Bagi pelanggan di tujuh wilayah Kudus, pemadaman lima jam pada 17 September 2026 sebaiknya diantisipasi sejak pagi. Perangkat yang bergantung pada listrik sepanjang siang perlu disiapkan sebelum pukul 09.00 WIB.
| Waktu (WIB) | Wilayah Terdampak | Alasan |
|---|---|---|
| 09.00 – 14.00 | Desa Jepangpakis, Megawon, Mlati Kidul, Mlati Lor, Mlati Norowito, Komplek Perkantoran Mejobo, Jl. Hos Cokroaminoto | Pemeliharaan jaringan & potong pohon |
| Waktu (WIB) | Wilayah Terdampak | Pekerjaan |
|---|---|---|
| 09.00 – 12.00 | Jl. Patimura, Jl. Karang Taruna, Jl. Pramuka, Turusan, PT Charoen Pokphand, PT Bina Mentari | Pemeliharaan JTM 1 Fasa |
PLN mengimbau masyarakat memaklumi pemadaman sementara ini. Waktu pemadaman dapat berubah di luar jadwal apabila terkendala kondisi lapangan.
Warga diimbau tidak mendirikan bangunan/tiang antena/baliho kurang dari 3 meter dari jaringan listrik, dan dilarang bermain layang-layang di bawah jaringan. Info: PLN Mobile atau Contact Center 123.