Campus League Badminton Regional Semarang 2026 Diikuti 17 Kampus, Hidupkan Lagi Kompetisi yang Vakum Hampir Satu Dekade

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 00:15:32 WIB
Sebanyak 17 perguruan tinggi mengikuti Campus League Badminton Regional Semarang 2026 di Polytron Stadium, Undip, pada 26-29 Agustus 2026.

SEMARANG — Campus League Badminton Regional Semarang 2026 resmi bergulir di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro (Undip), pada 26-29 Agustus 2026. Sebanyak 17 perguruan tinggi ambil bagian dengan total 149 student-athlete yang datang dari Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, hingga Makassar.

Kompetisi ini menjadi langkah perdana untuk merangkai kembali kultur kompetisi bulutangkis di lingkungan kampus. Sebab, ajang berskala nasional untuk mahasiswa sudah tidak ada selama hampir satu dekade.

Memulai dari Nol Setelah Satu Dekade Vakum

CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut kevakuman panjang itu membuat budaya olahraga bulutangkis di kampus harus ditumbuhkan lagi dari titik awal. Menurutnya, kompetisi level kampus dengan skala nasional sempat hilang, sehingga regenerasi atlet dari jalur perguruan tinggi ikut terhambat.

“Ini tahun pertama kami kembali menjalankan badminton. Sebenarnya kompetisi level kampus dengan skala nasional itu sudah vakum mungkin hampir satu dekade. Jadi budaya olahraga kampus untuk cabang olahraga badminton mulai dari nol lagi,” kata Ryan di Polytron Stadium, Sabtu (29/8/2026).

Ryan mengakui jumlah peserta pada tahun pertama masih jauh dari ideal. Ia menargetkan lebih banyak kampus bisa bergabung pada edisi berikutnya, tetapi saat ini prioritasnya adalah menghidupkan kembali kompetisi itu terlebih dahulu.

Kendala Kampus: Perekrutan dan Pembinaan Atlet

Ryan menjelaskan, tidak semua perguruan tinggi mampu mengirimkan wakilnya. Sejumlah kampus masih terkendala jumlah pemain, kesiapan tim, serta proses rekrutmen dan pembinaan atlet yang belum berjalan.

“Kami memang sengaja menjalankan dengan segala kekurangan yang masih belum ideal situasinya. Kami ingin memulai dulu,” ujarnya.

Undip: Ajang Ini Modal Mengembalikan Kejayaan Bulutangkis

Wakil Rektor I Undip, Prof. Dr. Heru Susanto, menyambut baik penyelenggaraan kompetisi ini. Ia menilai Campus League mendukung pengembangan ekosistem olahraga mahasiswa, sekaligus menjadi salah satu jalan untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia.

“Mendukung ekosistem olahraga mahasiswa dan mengapresiasi konsep tiga pilar Athleticism, Academics, Affinity yang diusung Campus League. Campus League ini adalah salah satu upaya mengembalikan kejayaan badminton Indonesia. Meskipun Undip tidak ada fakultas Olahraga,” kata Heru.

Konsep tiga pilar yang diusung Campus League menempatkan prestasi atletik, akademik, dan kedekatan emosional antar kampus dalam satu wadah kompetisi. Dengan dimulainya kembali ajang ini, diharapkan lahir atlet bulutangkis berkualitas dari jalur kampus yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top