TEGAL — Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman meminta jajaran Bank Jateng Cabang Slawi memperluas penyaluran kredit produktif ke sektor usaha kecil. Saat ini, dari total kredit Rp1,4 triliun yang disalurkan cabang tersebut, baru Rp375 miliar yang masuk kategori produktif.
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri penyerahan hadiah Undian Tabungan Bima Bank Jateng Periode II 2025 dan Periode I 2026 di Kantor Cabang Slawi, Rabu (26/8/2026). Menurut dia, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat menjadi kunci menggerakkan ekonomi lokal.
Kontribusi Bank Jateng terhadap kas daerah tahun ini mencapai Rp14,3 miliar. Angka itu berasal dari penyertaan modal Pemkab Tegal yang tercatat Rp59,24 miliar atau setara 1,23 persen kepemilikan saham.
Setoran dividen tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan daerah di luar pajak dan retribusi. Ischak menyebut peran bank pembangunan daerah strategis dalam menjaga sirkulasi uang tetap berputar di wilayah sendiri.
Porsi kredit produktif yang baru mencapai sekitar 26 persen dari total penyaluran dinilai masih bisa ditingkatkan. Ischak menegaskan dana masyarakat yang dihimpun perbankan harus kembali bermanfaat bagi pengembangan usaha.
"Pemerintah bertugas menciptakan iklim pembangunan yang kondusif, sementara perbankan menggerakkan sirkulasi ekonomi. Dana yang dihimpun harus kembali bermanfaat, sehingga UMKM berkembang, usaha tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat meningkat," ujarnya.
Bank Jateng juga mengapresiasi nasabah setia melalui undian yang diundi di Semarang. Sebanyak 15 nasabah asal Kabupaten Tegal membawa pulang hadiah dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Slawi Rizal Iqbal mengatakan undian ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk menempatkan dananya di bank milik daerah.
Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jateng Cabang Slawi tercermin dari aset yang dikelola kini menembus Rp1,5 triliun. Angka ini menunjukkan peran lembaga keuangan tersebut cukup signifikan dalam perekonomian di wilayah Pantura Jawa Tengah.
Salah satu penerima hadiah utama, Prihatiningsih (52), warga Procot yang berprofesi sebagai guru Bahasa Indonesia di MTs Negeri 2 Tegal, mengaku sempat tidak percaya saat namanya dinyatakan sebagai pemenang mobil. Ia baru yakin setelah mengecek langsung nomor rekeningnya di media sosial resmi Bank Jateng.
"Awalnya saya betul-betul tidak percaya saat diberitahu teman. Baru yakin setelah cek langsung di media sosial resmi dan nama serta empat angka terakhir nomor rekening saya cocok. Mobil ini insya Allah akan dipakai sendiri untuk keluarga," ungkap Prihatiningsih yang telah menjadi nasabah selama lebih dari 10 tahun.
Ischak berharap kontribusi Bank Jateng melalui dividen dan penyaluran kredit dapat berlanjut setiap tahun. Hal itu dinilai sejalan dengan upaya pemkab mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Kabupaten Tegal.
Ia menambahkan, kegiatan penyerahan hadiah ini bukan sekadar seremonial. Momen tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat kepercayaan publik terhadap perbankan dan membangun kebiasaan mengelola keuangan yang lebih baik.