PMI Kabupaten Tegal Kirim 8.000 Liter Air Bersih ke 176 Kepala Keluarga di Jatinegara dan Suradadi

Penulis: Yanto Prasetya  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:55:32 WIB
Petugas PMI menurunkan dua armada tangki untuk mendistribusikan air bersih di Kecamatan Jatinegara dan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin (3/8/2026).

SLAWI — Ratusan warga di dua kecamatan Kabupaten Tegal mulai kesulitan mendapatkan air layak konsumsi setelah debit sumur mereka menurun drastis. PMI Kabupaten Tegal merespons dengan menerjunkan dua armada tangki air ke lokasi terdampak pada Senin (3/8/2026).

Setiap desa menerima alokasi satu truk tangki berkapasitas 4.000 liter. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan sanitasi harian warga selama periode kemarau berlangsung.

94 KK di Jatinegara dan 82 KK di Suradadi Terlayani

Distribusi air bersih menyasar titik pemukiman yang paling terdampak. Di Desa Dukuhbangsa, Kecamatan Jatinegara, sebanyak 94 kepala keluarga menerima pasokan air yang terbagi di RT 04 RW 08 dan RT 05 RW 08.

Sementara itu, di Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, bantuan menjangkau 82 kepala keluarga yang bermukim di RT 06 RW 05. Total keseluruhan penerima manfaat mencapai 176 KK dari dua kecamatan tersebut.

Armada Dikerahkan Setelah Laporan Resmi dari Desa

Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, mengatakan pengerahan armada tangki dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan resmi dari pemerintah desa setempat. Kondisi sumur warga yang mengering menjadi pemicu utama krisis air bersih kali ini.

"Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih. Karena itu PMI berupaya hadir secepat mungkin agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Kami juga terus memantau wilayah lain yang berpotensi mengalami kondisi serupa," kata Sunarto mewakili Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo.

Ancaman Konsumsi Air Tidak Higienis di Tengah Kemarau

Tanpa pasokan bantuan yang cepat, warga berisiko mengonsumsi air yang tidak higienis atau harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan esensial yang berdampak langsung pada kesehatan dan kelangsungan aktivitas harian masyarakat.

PMI Kabupaten Tegal berkomitmen menambah armada jika musim kemarau berlangsung lebih lama dan cakupan daerah terdampak meluas. Koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan pihak terkait terus dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga. PMI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan pihak terkait agar penyaluran air bersih bisa dilakukan tepat sasaran," tambahnya.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top