JAWA TENGAH — Mubi CEO Efe Cakarel memuji capaian pembukaan "Primetime" karya Lance Oppenheim yang disebutnya luar biasa. Dalam penampilan langka di Zurich Summit, ia menyoroti fenomena penonton muda yang kembali memenuhi bioskop untuk cerita orisinal dan berani. Menurutnya, tren ini menandakan masa depan film independen masih punya tempat di pasar global.
Efe Cakarel menyebut capaian akhir pekan pembukaan "Primetime" yang mencapai 20 juta dolar AS sebagai angka yang luar biasa. Baginya, pencapaian itu bukan sekadar soal finansial, melainkan bukti bahwa cerita berani masih mampu menarik perhatian penonton di tengah banjir konten pendek.
Yang membuat Cakarel optimistis adalah komposisi penontonnya. Film yang tayang perdana di Venice tersebut dinilainya menyasar segmen usia lebih tua, tetapi data lapangan menunjukkan penonton muda justru hadir dalam jumlah sehat.
Penonton Muda dan Pengalaman Menonton di Bioskop
"You look at the demographic of who's watching this story, which you would think appeals to an older audience, and it's incredibly healthy—the younger audiences who are watching," ujar Cakarel.
Ia menilai pengalaman menonton film orisinal di bioskop akan terus tumbuh. Menurutnya, industri perlu merangkul fenomena ini dengan terus memproduksi dan membiayai film semacam itu, lalu menemukan audiensnya. Cakarel mengakui pasar ini tidak besar dan bukan mayoritas rumah tangga, tetapi cukup berarti untuk terus dikerjakan.
Pengalaman pribadinya memperkuat keyakinan itu. Anaknya yang berusia 14 tahun, yang tinggal di Geneva, datang jauh-jauh untuk menontonnya di atas panggung, tetapi menolak makan malam keluarga demi menonton "Backrooms" karya Kane Parsons di bioskop lengkap dengan sesi tanya jawab setelah pemutaran.
"That is profound. And that is also the reason why you started to see the box-office success over the past 24 months—a lot of this independent, bold storytelling," katanya.
Dua Dekade Mubi dan Formula Ketekunan
Cakarel mendirikan Mubi 19 tahun lalu. Butuh 15 tahun bagi perusahaan itu untuk sampai ke titik bisa membiayai film sutradara sekelas Pawe? Pawlikowski, yang karyanya "Fatherland" menang di Cannes.
Dalam 15 tahun pertama, jumlah karyawan Mubi hanya tumbuh dari nol ke 40 orang. Empat tahun terakhir, angka itu melonjak dari 40 menjadi lebih dari 400. Ia menyebut semua itu dibangun bata demi bata, dan formula ketekunannya sederhana: punya visi lalu bertahan dengannya.
Pertumbuhan bagi Cakarel bukan soal ambisi atau mengejar skala semata. Tujuannya adalah kemampuan untuk melakukan hal-hal yang diinginkan, termasuk memberi lampu hijau dan membiayai penuh film sutradara seperti Edward Berger lalu mendistribusikannya secara global.
"The road to growth and success is never a straight line [because] when you are growing really fast, sometimes growth hides a lot of