Pencarian

Robot PitPro Ganti Empat Ban Mobil Kurang dari 15 Menit, Mulai Bertugas di Kanada

Rabu, 23 September 2026 • 20:05:01 WIB
Robot PitPro Ganti Empat Ban Mobil Kurang dari 15 Menit, Mulai Bertugas di Kanada
Robot PitPro Automation menggantikan empat ban mobil di gerai Kal Tire, Calgary, Alberta, Kanada.

JAWA TENGAH — PitPro Automation memasang sistem pengganti ban otomatis pertamanya di sebuah gerai Kal Tire di Calgary, Alberta, Kanada. Robot buatan startup San Francisco itu diklaim mampu menuntaskan penggantian satu set penuh empat ban dalam waktu kurang dari 15 menit. Teknologi ini menyasar rantai bengkel ban yang menghadapi kelangkaan tenaga kerja musiman.

Pengumuman disampaikan pada Rabu, meski perusahaan tidak merinci tanggal pasti peluncurannya. Sistem ini sebelumnya sudah diperkenalkan ke publik pada tahun lalu sebelum akhirnya masuk tahap uji coba lapangan.

Bagaimana Robot Ini Bekerja

Sistem PitPro dirancang bisa dipasang langsung di bay perawatan bengkel yang sudah ada, tanpa perlu renovasi besar. Perangkatnya terdiri dari dua robot berbentuk kotak, masing-masing berukuran kira-kira sebesar oven dapur.

Kedua robot itu memakai kombinasi sensor dan lengan robotik untuk menemukan serta melonggarkan mur roda. Mur disimpan di dalam unit, lalu roda dilepas satu per satu dan diganti dengan ban baru atau ban hasil rotasi.

Karena tidak memakan seluruh ruang bay, mekanik masih bisa memakai area yang sama untuk perawatan lain. Fleksibilitas ini dianggap penting agar bengkel mau mencoba teknologinya.

Menjawab Kelangkaan Tenaga Kerja Bengkel

Pendiri sekaligus CEO PitPro, Jeremy Conrad, menyebut penggantian ban sebagai pekerjaan yang menguras tenaga fisik. Bengkel-bengkel juga tengah kesulitan mencari tenaga kerja, dan karyawan yang bertahan sering hanya bertahan beberapa bulan hingga setahun.

Conrad menceritakan satu pengalaman manajer bengkel yang harus meminta izin khusus untuk menaikkan gaji. Penyebabnya, sebuah gerai Panda Express buka di seberang jalan dan menyerap sekitar separuh karyawan bengkel tersebut.

Karena itu, PitPro menyasar jaringan bengkel besar ketimbang toko kecil. Jaringan besar umumnya punya tata letak standar sehingga lebih mudah menerapkan sistem secara massal di banyak cabang.

Fokus Awal di Armada Komersial

Sebelum masuk ke bengkel ritel, PitPro lebih dulu menyasar armada komersial. Perusahaan menempatkan mantan eksekutif Ford Pro, Ted Cannis, sebagai penasihat. Menurut Conrad, Cannis punya relasi dengan hampir semua armada besar di Amerika Serikat dan membantu membuka pintu bagi PitPro.

Meski begitu, Conrad menilai jaringan ban tetap peluang besar. Permintaan penggantian ban terus ada sepanjang tahun, terutama di Kanada yang mayoritas pemilik mobilnya rutin berganti ban musim dingin setiap tahun.

Tantangan Debu sampai Biji Dandelion

Uji coba di lapangan memunculkan tantangan yang tidak terduga. Bengkel ban biasanya beroperasi dengan pintu bay terbuka, sehingga robot terpapar debu, kotoran, dan cuaca. PitPro harus menyesuaikan sistem agar tetap tangguh dan sensor tetap bisa membaca posisi ban dengan akurat.

Satu temuan justru terbilang tak biasa. Conrad membagikan foto dari instalasi di Calgary yang memperlihatkan robot hampir tertutup zat tak terduga, yakni biji dandelion.

"We looked into it, and it's not going to be a

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks