Pencarian

Danantara Resmikan PSEL Bogor Raya 1, Olah 1.500 Ton Sampah per Hari

Kamis, 17 September 2026 • 19:49:32 WIB
Danantara Resmikan PSEL Bogor Raya 1, Olah 1.500 Ton Sampah per Hari

JAWA TENGAH — Danantara Indonesia meresmikan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Fasilitas ini dirancang mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari menjadi energi listrik dengan nilai investasi Rp2,8 triliun. Proyek yang digarap PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) ini disebut bakal memasok listrik bagi lebih dari 100 ribu rumah di kawasan Bogor Raya.

Proyek tersebut digarap PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) dengan nilai investasi mencapai Rp2,8 triliun. Selain menghasilkan listrik, PSEL Bogor Raya 1 diharapkan membuka 1.200 lapangan kerja hijau dan memangkas kebutuhan lahan TPA hingga 80 persen.

Teknologi Insinerator Ramah Lingkungan

PSEL Bogor Raya 1 mengandalkan teknologi moving grate incinerator yang dilengkapi Air Pollution Control System (APCS). Insinerator ini disebut sebagai teknologi ramah lingkungan dengan emisi minimal yang mampu mengurangi volume sampah secara signifikan dalam waktu singkat.

Pembangunan fasilitas ini melibatkan lebih dari 60 tenaga ahli dan profesional dari berbagai latar belakang. Mereka memiliki pengalaman pada proyek PSEL di dalam maupun luar negeri, termasuk Malaysia, Thailand, China, Australia, Irlandia, Jerman, dan Kuwait.

Chief Investment Officer Danantara Pandu Patria Sjahrir menyatakan teknologi yang dipakai dirancang mengikuti standar lingkungan European Union Industrial Emissions Directive (EU IED). Standar itu termasuk acuan pengendalian emisi industri paling ketat di dunia.

"Proyek ini ditargetkan mampu mengelola lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun, menurunkan emisi dari TPA hingga 80 persen, serta mengurangi emisi karbon sekitar 640 ribu ton setara CO2 per tahun," ungkap Pandu dalam acara groundbreaking di Kabupaten Bogor.

Pasokan Listrik untuk 100 Ribu Rumah

Dari sisi energi, PSEL Bogor Raya 1 diklaim menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai lebih dari 100 ribu rumah masyarakat Bogor Raya. Danantara Indonesia juga tengah menyiapkan PSEL Bogor Raya 2 yang berlokasi di kawasan Kayumanis, Kota Bogor.

Secara keseluruhan, proyek PSEL direncanakan hadir di 17 titik yang mencakup 33 kabupaten/kota di Indonesia. Langkah ini menjadi upaya mengatasi kedaruratan sampah secara nasional.

Regulasi Dipangkas, Proyek Dipercepat

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyebut dampak lingkungan menjadikan pengelolaan sampah sebagai langkah darurat yang harus segera diselesaikan. Dampak lingkungan pembangkit listrik batubara juga menjadi pertimbangan pengembangan proyek PSEL diprioritaskan.

"Dulu ada sekitar 160 aturan yang membuat prosesnya rumit, sekarang sudah kita pangkas menjadi tiga saja. Dengan begitu, proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik bisa berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Zulkifli.

Peresmian PSEL Bogor Raya 1 menandai uji coba model pengelolaan sampah terintegrasi di kawasan Jabodetabek. Jika berjalan sesuai target, skema serupa berpeluang direplikasi ke 17 titik lain yang telah masuk rencana pemerintah.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks