JAWA TENGAH — Sirkuit International e-Prix Ancol mulai dimodifikasi pada Selasa (15/9/2026) untuk menyambut FIA Rallycross World Cup 2026 yang berlangsung 5-6 Desember mendatang. Lintasan yang sebelumnya full aspal untuk Formula E akan digabungkan dengan gravel dan dirt, menandai debut Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan rallycross dunia.
Sarga Motorsport selaku penyelenggara memastikan proses modifikasi dimulai hari ini dan ditargetkan rampung pada November 2026. Ajang ini akan mempertandingkan dua kategori, yaitu RX1 dan RX5, di kawasan Ancol, Jakarta.
"Mulai hari ini kami memulai modifikasi. Sebenarnya bukan pembangunan, tetapi memodifikasi sirkuit," ujar CEO Sarga.co Nugdha Achadie dalam jumpa pers di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
Dari Aspal Formula E ke Kombinasi Gravel dan Dirt
Perubahan karakter lintasan menjadi fokus utama persiapan. Saat digunakan untuk Formula E, Sirkuit Ancol seluruhnya berupa aspal. Untuk rallycross, Sarga Motorsport akan menggabungkan permukaan aspal dengan gravel atau dirt.
"Awalnya, sirkuit tersebut digunakan untuk Formula E dan hanya menggunakan lintasan aspal. Nah, di Rallycross ini kami akan menggabungkan lintasan aspal dengan lintasan gravel atau dirt. Jadi, ini akan sangat menarik bagi seluruh pengunjung dan masyarakat Jakarta serta Indonesia," kata Nugdha.
Menurutnya, modifikasi ini bukan sekadar penyesuaian teknis. Karakter rallycross yang menuntut pembalap beradaptasi dengan permukaan berbeda akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton di Ancol.
"InsyaAllah, mulai hari ini kami sudah mulai melakukan modifikasi. Pada bulan November sudah siap dan Desember sudah bisa digunakan sepenuhnya untuk FIA Rallycross World Cup 2026," tambahnya.
Pemprov DKI Klaim Persiapan Berjalan Sejak Tahun Lalu
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Andri Yansyah menyebut persiapan sudah dimulai sejak tahun lalu bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI).
"Bicara masalah kesiapan, tadi sudah disinggung oleh Pak Nugraha bahwa kita memang sudah dari tahun lalu melakukan persiapan dan dibantu dengan teman-teman dari IMI," kata Andri.
Ia menekankan bahwa kelancaran acara tidak hanya bergantung pada kesiapan sirkuit. Pelayanan publik, transportasi, keamanan, serta fasilitas pendukung menjadi bagian yang harus dipastikan berjalan baik selama event berlangsung.
"Bagaimana pelayanan publik berjalan dengan baik, transportasi berjalan dengan baik, keamanan berjalan dengan baik, serta layanan dan fasilitas berjalan dengan baik. Dan itu tidak bisa kita lakukan sendiri," ujarnya.
Kevin Hansen dan Sebastian Loeb Sudah Terkonfirmasi di RX1
Dari sisi pembalap, Sarga Motorsport sudah mengantongi dua nama besar untuk nomor RX1. Kevin Hansen dan legenda dunia Sebastian Loeb dipastikan tampil di Ancol.
Untuk kategori RX5, Nugdha menyebut akan ada kejutan berupa talenta Indonesia yang ikut berlaga. Namun, ia belum bisa mengungkap identitasnya karena masih menunggu finalisasi dari FIA.
"Untuk pembalap lainnya, kami masih menunggu finalisasi dari FIA. Jadi, kita tunggu bersama. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa diumumkan oleh FIA," pungkas Nugdha.
Dengan format baru yang menggabungkan aspal dan gravel, FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol berpotensi menjadi ajang pembuktian bagi Indonesia dalam menggelar event motorsport internasional di luar Formula E.