Pencarian

OJK Solo Gandeng Komunitas Lari untuk Kampanye Literasi Keuangan, Targetkan 1.000 Peserta di Solo Raya Run 2026

Selasa, 23 Juni 2026 • 12:58:02 WIB
OJK Solo Gandeng Komunitas Lari untuk Kampanye Literasi Keuangan, Targetkan 1.000 Peserta di Solo Raya Run 2026
OJK Solo dan komunitas lari bersama-sama kampanyekan literasi keuangan di Car Free Day Slamet Riyadi.

SOLO — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya meluncurkan program literasi keuangan dengan cara yang tak biasa, yaitu menggabungkannya dengan ajang lari. Kegiatan bertajuk Road to FKIJK Solo Raya Run 2026 ini resmi dimulai di Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Solo, Minggu (21/6/2026). Langkah ini diambil untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang mungkin enggan mengikuti seminar atau kelas formal.

Kenapa Lari Jadi Media Literasi Keuangan?

Kepala OJK Solo, Mohammad Mufid, menjelaskan bahwa pendekatan ini merupakan strategi untuk mendekatkan industri jasa keuangan dengan keseharian warga. Menurutnya, kegiatan lari bukan sekadar olahraga, melainkan ruang interaksi yang cair antara pelaku industri dan masyarakat.

“Tahun ini kami kembali mengusung tema ‘Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas’. Literasi keuangan harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak masyarakat yang memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara bijak,” jelas Mufid dalam sambutannya.

Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya Bulan Literasi Keuangan (BLK) Solo Raya 2026. Sekitar 300 peserta yang terdiri dari pegawai industri keuangan, komunitas lari, dan masyarakat umum turut memeriahkan acara perdana tersebut.

Target Peserta Meningkat Hingga 1.000 Orang

OJK Solo menargetkan jumlah peserta pada puncak acara FKIJK Solo Raya Run 2026 mencapai 1.000 orang. Angka ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 650 peserta.

“Harapannya, kegiatan ini mampu menjadi sarana meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara merata,” papar Mufid.

Selain ajang lari, rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026 juga akan diisi dengan webinar, podcast, talkshow, kelas literasi keuangan, hingga workshop intensif. Kampanye edukasi juga akan diperluas ke media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk menyasar generasi muda.

Wali Kota Solo: Digitalisasi Jadi Peluang Edukasi

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai literasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak di era digital. Ia mendorong industri jasa keuangan memanfaatkan ruang digital sebagai alat komunikasi yang efektif.

“Industri jasa keuangan perlu memanfaatkan ruang digital sebagai sarana komunikasi yang efektif agar masyarakat semakin memahami peran sektor keuangan dalam mendukung perekonomian,” tuturnya.

Puncak Acara dan Penghargaan di Agustus 2026

Sebagai penutup rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK Solo dan FKIJK Solo Raya akan menggelar Financial Literacy Award Solo Raya 2026. Penghargaan tersebut akan diumumkan pada puncak peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) pada Agustus 2026.

Melalui program ini, OJK Solo berharap semakin banyak masyarakat yang mampu mengelola keuangan secara cerdas. Pada akhirnya, ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Solo Raya bisa terwujud.

Bagikan
Sumber: mettanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks