Pencarian

Dosen UIN Salatiga Luncurkan Buku Kurikulum PAUD Berbasis Ruang Musikal Phygital, Solusi Konkret untuk Generasi Menunduk

Jumat, 12 Juni 2026 • 13:01:01 WIB
Dosen UIN Salatiga Luncurkan Buku Kurikulum PAUD Berbasis Ruang Musikal Phygital, Solusi Konkret untuk Generasi Menunduk
Dosen UIN Salatiga meluncurkan buku kurikulum PAUD berbasis ruang musikal phygital untuk inovasi pembelajaran anak.

SALATIGA — Kekhawatiran terhadap anak-anak yang terus menunduk pada layar gawai mendorong seorang dosen UIN Salatiga meluncurkan inovasi pendidikan. Buku kurikulum PAUD bertajuk ruang musikal phygital resmi dirilis sebagai jawaban atas kebutuhan metode pembelajaran yang relevan di era digital.

Apa Itu Konsep Phygital dalam Pendidikan Anak?

Konsep phygital memadukan elemen fisik dan digital dalam satu ruang pembelajaran. Pendekatan ini mengubah tantangan digital menjadi peluang stimulasi tumbuh kembang anak.

Anak-anak tidak lagi pasif menatap layar. Mereka diajak bergerak aktif secara fisik, namun tetap cakap menggunakan teknologi digital. Metode ini menjadi solusi yang dibutuhkan pendidik agar anak tetap aktif sekaligus cakap digital.

Mengapa Kurikulum Ini Dibutuhkan Sekarang?

Fenomena generasi menunduk menjadi perhatian serius para akademisi. Buku ini hadir sebagai respons, menawarkan pendekatan pembelajaran yang mengejar kecakapan digital sekaligus menjaga kesehatan fisik dan interaksi sosial anak sejak usia dini.

Para pendidik PAUD di Salatiga dan sekitarnya kini memiliki panduan konkret untuk menerapkan metode pembelajaran yang lebih seimbang. Kurikulum ini diharapkan diadopsi secara luas oleh lembaga pendidikan anak usia dini di Jawa Tengah.

Langkah Nyata Dosen UIN Salatiga

Peluncuran buku ini merupakan langkah nyata sivitas akademika UIN Salatiga dalam berkontribusi pada dunia pendidikan dasar. Inovasi ini menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi merespons isu sosial kontemporer melalui riset dan pengembangan kurikulum yang aplikatif.

Ke depannya, diharapkan semakin banyak institusi pendidikan yang mengimplementasikan konsep ruang musikal phygital ini. Dengan demikian, kekhawatiran akan dampak negatif digitalisasi pada anak-anak dapat diminimalisir sejak dini.

Bagikan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks