TEGAL — Kota Tegal menjadi salah satu destinasi favorit bagi mahasiswa dan pekerja perantau karena biaya hidupnya yang masih bersahabat. Dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Semarang atau Jakarta, harga kebutuhan pokok hingga tempat tinggal di kota ini terbilang lebih rendah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan warga dan pengelola kos, pengeluaran utama tentu saja berasal dari sewa tempat tinggal. Untuk kamar kos standar dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur, lemari, dan kamar mandi luar, tarifnya berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 900 ribu per bulan.
Pilihan Kos dengan Fasilitas Lengkap di Tegal
Bagi mereka yang menginginkan kenyamanan lebih, tersedia pula kos dengan fasilitas premium. Kamar yang dilengkapi AC, kamar mandi dalam, area parkir luas, dan koneksi WiFi biasanya dibanderol mulai Rp 1 juta hingga Rp 1,8 juta per bulan.
Meski sewa kamar terbilang murah, para anak kos di Tegal tetap perlu mewaspadai jebakan pengeluaran harian. Kebiasaan nongkrong di kafe bersama teman, godaan belanja online, hingga promo makanan yang bermunculan setiap hari sering menjadi penyebab utama uang bulanan cepat habis sebelum waktunya.
Estimasi Biaya Hidup di Luar Sewa Kos
Selain sewa, kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, dan listrik menjadi komponen penting dalam perencanaan keuangan. Harga makanan di warung sekitar kampus atau kantor masih relatif terjangkau, dengan rata-rata Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per porsi.
Biaya transportasi umum di Tegal juga tidak terlalu mahal, sehingga tidak membebani anggaran bulanan secara signifikan. Namun, para perantau disarankan untuk membuat catatan pengeluaran harian agar keuangan tetap terkontrol hingga akhir bulan.
Kehidupan anak kos di Tegal memang menawarkan sejumlah kemudahan, terutama dari segi biaya tempat tinggal. Namun, kedisiplinan dalam mengatur keuangan tetap menjadi kunci agar pengeluaran tidak membengkak di luar rencana.