Pencarian

Puskesmas Srondol Semarang Luncurkan Klinik Kolak Candi, Program Khusus Dampingi Ibu Hamil dan Menyusui Cegah Stunting

Minggu, 24 Mei 2026 • 15:49:30 WIB
Puskesmas Srondol Semarang Luncurkan Klinik Kolak Candi, Program Khusus Dampingi Ibu Hamil dan Menyusui Cegah Stunting
Puskesmas Srondol Semarang resmi meluncurkan Klinik Kolak Candi untuk pendampingan ibu hamil dan menyusui.

SEMARANG — Inovasi layanan kesehatan ibu dan anak hadir di Puskesmas Srondol, Kota Semarang, melalui program Klinik Kolak Candi. Akronim dari Konseling Laktasi bagi Ibu Hamil dan Menyusui, klinik ini dirancang untuk menekan angka stunting dari hulu: sejak masa kehamilan hingga pemberian ASI eksklusif.

Program ini menjadi yang pertama di lingkungan puskesmas se-Kota Semarang. Fokus utamanya adalah pendampingan intensif bagi ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan edukasi serta solusi atas kendala menyusui.

Apa yang Membedakan Klinik Kolak Candi dengan Posyandu Biasa?

Jika posyandu umumnya melayani pemeriksaan rutin dan imunisasi, Klinik Kolak Candi memberikan layanan yang lebih spesifik. Ibu hamil dan menyusui bisa berkonsultasi langsung mengenai teknik menyusui, produksi ASI, hingga penanganan puting lecet atau masalah laktasi lainnya.

Pendampingan dilakukan secara personal oleh tenaga kesehatan terlatih. Tujuannya, memastikan bayi mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, yang menjadi fondasi utama pertumbuhan bebas stunting.

Stunting dan Krisis ASI: Mengapa Program Ini Mendesak?

Angka stunting di Jawa Tengah masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Salah satu faktor penyebabnya adalah kegagalan pemberian ASI eksklusif karena ibu tidak mendapat pendampingan yang memadai pasca-melahirkan.

Klinik Kolak Candi hadir untuk menjembatani celah itu. Dengan konseling berkala, ibu tidak hanya diajari cara menyusui yang benar, tetapi juga diedukasi soal asupan nutrisi selama kehamilan. Semua dilakukan di satu tempat, tanpa perlu rujukan ke rumah sakit.

Langkah Pemkot Semarang Perkuat Layanan Primer

Peluncuran program ini merupakan bagian dari strategi Pemkot Semarang untuk memperkuat layanan kesehatan primer. Puskesmas didorong untuk berinovasi sesuai kebutuhan wilayah masing-masing, bukan sekadar menjalankan program nasional secara seragam.

Ke depan, jika program ini dinilai efektif menekan angka stunting, bukan tidak mungkin klinik serupa diperluas ke puskesmas lain di Kota Semarang. Untuk saat ini, warga di sekitar Srondol dan Gajahmungkur bisa memanfaatkan layanan ini secara gratis.

Bagikan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks