Pencarian

Penjualan Motor Indonesia April 2026 Meningkat 16% Mencapai 520.972 Unit

Rabu, 13 Mei 2026 • 11:31:01 WIB
Penjualan Motor Indonesia April 2026 Meningkat 16% Mencapai 520.972 Unit
Penjualan motor di Indonesia naik 16% mencapai 520.972 unit pada April 2026.

JAWA TENGAH — Menurut data terbaru dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), total penjualan motor dari Januari hingga April 2026 telah mencapai 2.135.063 unit, menunjukkan kenaikan sebesar 2,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Januari hingga April 2025, penjualan tercatat 2.089.953 unit.

Dominasi Segmen Skuter

Meskipun tidak ada rincian lebih lanjut mengenai jenis motor yang paling diminati, laporan sebelumnya menyebutkan bahwa segmen skuter (skutik) masih mendominasi pasar motor baru di Indonesia dengan kontribusi mencapai 91,7%. Sementara itu, jenis motor underbone menyumbang 4,46%, diikuti tipe sport dengan 3,51%. Kontribusi sepeda motor listrik masih di bawah 1%.

Faktor Pendorong Penjualan Motor

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menjelaskan bahwa meski ada tantangan dari kondisi geopolitik global yang dapat mempengaruhi perekonomian, proyeksi pasar sepeda motor domestik tetap optimis. "Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta hingga 6,7 juta unit," ungkap Sigit.

Dampak Ekonomi dan Cuaca

Stabilitas daya beli masyarakat juga dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi, harga komoditas, dan kondisi cuaca. Dukungan dari lembaga pembiayaan yang kuat diharapkan dapat mendorong realisasi penjualan di sektor motor. Kenaikan penjualan bulan April ini memberikan harapan bagi industri otomotif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dengan angka penjualan yang meningkat, industri sepeda motor Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik, meskipun banyak tantangan yang dihadapi. Hal ini menunjukan minat konsumen yang tetap tinggi dalam memiliki kendaraan roda dua di tengah perubahan kondisi ekonomi.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks