Talang Bocor Pasar Among Tani Batu Dibenahi, Anggaran Rp 200 Juta

Penulis: Yanto Prasetya  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:49:01 WIB
Talang bocor di Pasar Induk Among Tani Kota Batu mengucurkan air deras saat hujan.

JAWA TENGAH — Air deras dari talang bocor di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Jawa Timur, selama ini membuat pengunjung dan pedagang harus berhati-hati saat beraktivitas. Perbaikan atap dan saluran air ditargetkan mulai dikerjakan dalam sekitar satu pekan ke depan. Pemerintah kota menyiapkan anggaran Rp 200 juta untuk membenahi titik kebocoran paling parah.

Pasar Among Tani berfungsi sebagai pusat perdagangan masyarakat Kota Batu. Kondisi bangunan yang bocor membuat aktivitas jual beli terganggu setiap kali hujan deras turun.

Kebocoran yang Berulang Setiap Musim Hujan

Air yang mengucur deras dari talang bocor di atap pasar sempat tampak seperti air terjun kecil. Genangan di lantai membuat pengunjung harus berjalan lebih hati-hati dan pedagang sibuk mengamankan dagangan.

Kondisi itu kembali terlihat saat hujan deras mengguyur Kota Batu pada Rabu (28/10/2026). Seorang pembeli, Rizal, mengaku risih dengan air yang mengucur cukup deras dari atap dan menggenangi lantai.

"Ya sangat menganggu sekali pertama takut terpeleset dan kurang nyaman dipandang," keluhnya, Jumat (30/10/2026).

Keluhan serupa datang dari Reni, pedagang di pasar tersebut. Ia berharap pemerintah segera membenahi atap dan talang yang bocor agar persoalan tidak berulang setiap musim hujan.

"Semoga segera dibenahi. Airnya seperti air terjun, bahkan menggenang seperti banjir," harapnya.

Perbaikan Difokuskan pada Titik Kebocoran Vital

Pemerintah Kota Batu menyiapkan alokasi Rp 200 juta melalui anggaran perubahan untuk membenahi atap dan talang air. Pekerjaan akan diprioritaskan pada titik-titik kebocoran yang paling parah.

Nurochman menyebut kebijakan efisiensi membuat perbaikan difokuskan lebih dulu pada bagian yang paling mengganggu jalannya transaksi jual beli. Pembenahan atap dan talang dinilai penting untuk mencegah kebocoran berulang.

"Sudah kami cek, nanti seminggu lagi kita kerjakan. Pembenahan atap dan talang air menjadi langkah penting untuk mencegah kebocoran yang berulang," ungkapnya.

Menurut Nurochman, penanganan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi Pasar Among Tani agar aktivitas perdagangan masyarakat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Apa Dampaknya bagi Pengunjung Pasar

Bagi wisatawan yang menjadikan Pasar Among Tani sebagai salah satu titik belanja saat berkunjung ke Kota Batu, kondisi lantai basah perlu diantisipasi. Pasar ini dikenal sebagai tempat berburu hasil pertanian segar, camilan olahan, dan oleh-oleh khas daerah.

Pengunjung disarankan memakai alas kaki yang tidak licin dan membawa payung atau jas hujan saat musim penghujan. Sebaiknya juga tidak berlama-lama di area yang tergenang.

Setelah perbaikan rampung, kenyamanan berbelanja diharapkan kembali seperti semula. Informasi terbaru soal progres pekerjaan dapat dikonfirmasi ke Dinas Perdagangan atau kantor pemerintah kota setempat.

Pasar Among Tani tetap layak masuk daftar kunjungan saat berlibur ke Kota Batu, terutama bagi yang ingin merasakan suasana pasar lokal di sela kunjungan ke destinasi alam sekitarnya.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: times.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top