JAWA TENGAH — Harry Kane resmi menyandang gelar Ballon d'Or 2026 setelah namanya diumumkan sebagai pemenang di London Palladium Theatre, London, Inggris. Trofi bola emas itu diserahkan langsung oleh Ronaldo Luis Nazario, striker legendaris Brasil yang menjadi idola Kane sejak kecil.
Penghargaan ini menyusul performa Kane sepanjang musim 2025/2026. Ia tercatat sebagai striker tertajam, sekaligus mengantar Bayern Munich menjuarai Bundesliga dan DFB Pokal. Kombinasi gelar tim dan catatan gol pribadi itu menjadi dasar kuat bagi juri menobatkannya sebagai pemain terbaik dunia.
Ronaldo Luis Nazario, yang dikenal dengan julukan R9, pernah memenangi Ballon d'Or dua kali pada edisi 1997 hingga 2002. Bagi pemain kelahiran era 1990-an, R9 adalah striker top yang selalu jadi idola. Nomor punggung 9 pun melekat pada Kane, sehingga momen penyerahan trofi dari R9 ke HK9 disebut-sebut bak estafet dari legenda ke striker terbaik saat ini.
Foto keduanya di atas panggung lantas beredar luas, termasuk diunggah kembali oleh Bayern Munich melalui akun klub. Dalam pandangan banyak penggemar, gambar itu merekam perpindahan obor dari generasi striker Brasil ke penyerang Inggris.
Dalam sambutannya, Kane mengaku tak pernah membayangkan bisa menerima Ballon d'Or langsung dari Ronaldo. Ia menyebut momen tersebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.
"Seorang legenda. Ronaldo adalah idola saya sejak kecil," kata Kane, dilansir dari Sky Sports.
"Dengan dirinya menyerahkan trofi ini ke saya, ini seperti mimpi besar yang jadi nyata. Luar biasa," tambahnya.
Ronaldo tercatat dua kali membawa pulang bola emas, yakni pada 1997 dan 2002. Pencapaian itu membuat sosoknya tetap dikenang sebagai salah satu striker paling berpengaruh, terutama bagi para penyerang yang tumbuh menonton aksinya di akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Bagi Kane, trofi 2026 ini melengkapi perjalanan kariernya bersama Bayern Munich. Setelah gelar domestik Bundesliga dan DFB Pokal, penghargaan individu tertinggi sepak bola dunia menutup musim dengan capaian yang sulit ditandingi.