WONOSOBO — Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyebut peringatan Hari Santri tahun ini terasa lebih khidmat dan meriah karena para penghafal Al-Qur'an berkumpul dalam satu majelis di Pendopo Kabupaten. Menurut Afif, agenda khataman dan semaan itu menjadi bagian dari upaya membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat.
Pemkab Wonosobo menghimpun para hafiz dan hafizah dari berbagai wilayah kabupaten untuk mengikuti kegiatan keagamaan dalam satu tempat. Majelis di Pendopo Kabupaten menjadi titik temu para penghafal Al-Qur'an yang biasanya tersebar di pondok pesantren dan lingkungan masing-masing.
Afif menuturkan, kegiatan tersebut membuat peringatan Hari Santri tahun ini terasa lebih khidmat dan meriah dibanding agenda serupa sebelumnya.
Rekor MURI menjadi penanda skala kegiatan yang melibatkan 1.080 peserta tersebut. Afif menyampaikan harapannya agar semangat membaca dan mengkaji Al-Qur'an terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari warga Wonosobo.
"Pelaksanaan Hari Santri tahun 2026 ini terasa lebih khidmat, terasa lebih meriah, karena ada satu agenda yaitu kita khataman, kita semaan Al-Qur'an, kita bisa mengumpulkan 1.080 hafiz dan hafidzah se-Kabupaten Wonosobo dalam satu majelis, satu tempat di Pendopo Kabupaten Wonosobo," ujar Bupati Afif, Kamis (22/10/2026).
"Harapan besar, ini bagian dari kita kepengin membumikan Al-Qur'an, sehingga seluruh masyarakat Kabupaten Wonosobo lebih cinta terhadap Al-Qur'an, kemudian bersama-sama setiap waktu yang ditentukan bersama-sama kita membaca Al-Qur'an," tambahnya.
Afif juga mengajak masyarakat meluangkan waktu secara rutin untuk membaca Al-Qur'an berdasarkan waktu yang disepakati bersama.
Peringatan Hari Santri di Wonosobo turut menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pimpinan pondok pesantren. Sinergi tersebut diharapkan mendukung pengembangan pendidikan pesantren dan kegiatan keagamaan di masyarakat.
Bagi warga Wonosobo, rangkaian kegiatan ini menambah daftar agenda keagamaan skala kabupaten yang melibatkan santri dan penghafal Al-Qur'an. Pemkab belum menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan serupa pada tahun berikutnya.