JAWA TENGAH — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia menembus peringkat 100 besar FIFA. Target itu dinilai penting untuk menyambut babak penyisihan Piala Dunia 2030 yang mulai bergulir September 2027, sementara Indonesia kini masih berada di posisi ke-116 dunia dengan 1.166,50 poin.
Target tersebut disampaikan Erick usai menghadiri agenda di Balai Kota Solo, Senin (12/10/2026). Menurutnya, peringkat FIFA bukan sekadar prestise, melainkan syarat teknis yang harus dikejar agar Indonesia punya posisi tawar lebih baik menuju Piala Dunia 2030.
Indonesia saat ini tertahan di peringkat ke-116 dunia dengan koleksi 1.166,50 poin. Di kawasan Asia Tenggara, Thailand sudah berada di posisi ke-93 dan Vietnam di peringkat ke-99.
Selisih itu membuat PSSI menetapkan 100 besar sebagai milestone terdekat. Erick menilai setiap pertandingan, apa pun levelnya, harus dimanfaatkan untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda dijadwalkan bertandang ke Amman International Stadium untuk menghadapi Yordania pada laga FIFA Matchday 13 November 2026. Laga tandang itu disebut Erick sebagai bagian dari pembiasaan format home and away menjelang babak penyisihan Piala Dunia 2030.
"Jadi pertandingan apapun mengumpulkan poin semaksimal mungkin. Karena 2030, kan babak penyisihan Piala Dunia sudah mulai September 2027. Jadi ranking ini penting," kata Erick.
Erick mengakui gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal kepercayaan diri tim. Namun ia meminta euforia kemenangan tidak berkepanjangan, karena agenda kualifikasi sudah menunggu di depan mata.
"Kalau kami tentu untuk Timnas ini bisa menembus angka 100 besar. Karena kalau dari data statistik, kalau kita mau bicara Piala Dunia, ranking kita tidak boleh terlalu jauh harus terus meningkat. Nah ini yang kita coba 100 besar dulu," ujarnya.
Erick menyoroti pendekatan pelatih John Herdman dalam memilih lawan uji coba. Menurutnya, Herdman cenderung berani menjajal tim dengan peringkat lebih tinggi untuk mengangkat kualitas skuad.
"Kita lihat siapa lawan tandingnya, Coach John cukup berani. Dia selalu ingin coba dengan lawan yang lebih tinggi peringkatnya. Bukan berarti tidak melihat lawan lain sebagai uji coba, sebagai rotasi pemain," pungkas Erick.
PSSI masih menunggu kepastian jadwal pertandingan Timnas pada November 2026, termasuk opsi laga tandang yang akan dijalani sebelum kembali ke jalur kualifikasi Piala Dunia 2030.