JAWA TENGAH — Pedro Acosta memenangi MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026) malam WIB, sekaligus meraih kemenangan perdana sepanjang kariernya di kelas utama. Rider Red Bull KTM itu finis terdepan atas Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, sehari setelah terjatuh saat memimpin sprint race di sirkuit yang sama.
Acosta menuntaskan 28 lap dengan keunggulan 1,017 detik atas Martin dan 1,209 detik atas Bezzecchi. Kemenangan ini menjadi pembalasan sempurna setelah insiden jatuh di sprint race sehari sebelumnya, ketika posisi terdepan sudah di tangan.
Bagi KTM, hasil di Spielberg ini menjadi panggung pembuktian tersendiri. Dua pembalap pabrikan mereka menembus lima besar, dengan Brad Binder finis keenam di belakang Marc Marquez.
Martin dan Bezzecchi bergantian memimpin di fase awal lomba. Keduanya saling menyerang sehingga laju di depan tidak stabil, situasi yang dimanfaatkan Acosta untuk menempel dan memperkecil jarak.
Marc Marquez yang start dari posisi belakang mencoba merangsek naik. Pembalap Ducati Lenovo itu sempat menyentuh urutan empat, tetapi rangkaian kesalahan membuatnya terpental ke posisi tujuh.
Acosta mengambil alih pimpinan pada putaran kesembilan. Sejak titik itu, pembalap Spanyol berusia muda tersebut tidak lagi tersentuh, menjaga ritme dan meninggalkan duel perebutan posisi di belakangnya.
Marquez akhirnya menutup balapan di posisi lima, tertinggal 7,339 detik dari Acosta. Hasil ini menambah daftar lomba sulit bagi juara dunia delapan kali tersebut, yang sejak awal harus bekerja keras dari barisan belakang.
Ai Ogura melengkapi empat besar dengan finis keempat bersama Trackhouse Aprilia, tertinggal 2,139 detik. Sementara Francesco Bagnaia hanya mampu finis kedelapan, tertinggal 9,686 detik, di belakang Fermin Aldeguer dan Binder.
Alex Marquez menjadi satu-satunya pembalap yang gagal finis. Rider BK8 Gresini Ducati itu tercatat DNF dan tidak menyelesaikan 28 lap.
Kemenangan di Red Bull Ring memberi Acosta tambahan kepercayaan diri menghadapi rangkaian balapan Eropa berikutnya. Kombinasi kecepatan satu lap dan konsistensi balapan panjang yang ia tunjukkan di Austria menjadi sinyal bahwa KTM siap bersaing di barisan depan.
Bagi Aprilia, podium ganda Martin dan Bezzecchi menegaskan paket RS-GP26 tetap kompetitif di sirkuit bertrek stop-and-go. Persaingan di papan atas musim ini diprediksi semakin ketat, dengan Ducati masih menjadi tolok ukur lewat Marquez dan Bagnaia meski keduanya belum menemukan performa terbaik di Spielberg.