BYD Targetkan Ekspor 2,5 Juta Mobil Listrik pada 2027, Pabrik Hongaria Segera Beroperasi

Penulis: Vino Bastian  •  Rabu, 09 September 2026 | 12:04:01 WIB
BYD menargetkan ekspor 2,5 juta mobil listrik pada 2027 dengan pabrik Hongaria mulai beroperasi akhir tahun ini.

JAWA TENGAH — Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, memaparkan strategi ekspansi globalnya di hadapan analis Deutsche Bank dan Citi. Dalam pertemuan yang dilansir Quartz pada Rabu (9/9/2026), manajemen mengungkapkan rencana produksi di luar negeri yang lebih agresif, termasuk memulai operasional pabrik Hongaria pada akhir tahun ini.

Volume Ekspor 2026 Hampir Dua Kali Lipat, Tapi Masih Terhambat

Untuk tahun berjalan, BYD memperkirakan ekspor mencapai 1,9 juta hingga 2,0 juta unit. Angka itu hampir dua kali lipat dari realisasi tahun lalu.

Manajemen mengindikasikan potensi volume sebenarnya lebih tinggi. Namun, sejumlah kendala logistik dan regulasi masih membatasi laju pengiriman unit ke pasar global sepanjang 2026.

Pabrik Hongaria Jadi Kunci Hindari Tarif Impor UE 27 Persen

Strategi utama BYD adalah memindahkan pusat produksi ke negara tujuan. Fasilitas perakitan di Hongaria dijadwalkan beroperasi akhir tahun ini, menyusul pencarian lokasi pabrik baru lainnya.

Langkah ini menjadi jawaban atas hambatan tarif yang cukup berat. Uni Eropa mengenakan bea masuk 27 persen untuk mobil listrik impor, sementara Brasil menerapkan tarif 34 persen. Dengan memproduksi secara lokal, BYD bisa menawarkan harga lebih kompetitif di kawasan tersebut.

Laba Per Unit Capai Rp105 Juta, Cukup Biayai Pabrik Baru

Perhitungan Citi menunjukkan keuntungan per kendaraan BYD menembus lebih dari 40.000 yuan atau setara Rp105 juta. Manajemen menilai margin ini memadai untuk menutup biaya pembangunan fasilitas produksi baru di luar China.

Ekspansi ini juga ditopang investasi besar pada armada kapal khusus pengangkut mobil. Perusahaan terus menambah jumlah kapal untuk mengurangi ketergantungan pada jasa logistik pihak ketiga.

Pangsa Pasar Domestik China Baru 18 Persen, Target 25 Persen

Di pasar asal, BYD menargetkan penguasaan 25 persen pangsa pasar mobil penumpang China. Hingga Juli 2026, realisasi baru mencapai 18 persen.

Angka tersebut menunjukkan lompatan besar dibanding posisi awal tahun yang hanya delapan persen. Deutsche Bank dalam laporannya menyebut BYD berambisi merebut porsi lebih besar di pasar luar negeri, tidak hanya bertahan di pasar domestik yang kompetitif.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top