PEMALANG — Panggung hiburan terbuka di City Walk Pemalang akan berubah menjadi panggung pewayangan semalam suntuk. Rangkaian puncak peringatan HUT ke-13 puskapik.com menghadirkan pagelaran wayang kulit dengan dalang cilik, Ki Narendra Hang Eshan, yang akan membawakan lakon "Gatotkaca Jedhi".
Pentas seni budaya ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai. Kehadiran dalang muda asli Pemalang ini menjadi daya tarik utama sekaligus ruang bagi generasi muda untuk turut melestarikan seni dan budaya tradisional Jawa.
Ki Narendra Hang Eshan tidak tampil sendirian. Ia akan diiringi oleh para pangrawit muda dari sanggar seni Yayasan Roda Kendali Mengori (YRKM) yang berbasis di Pemalang. Kolaborasi antara dalang cilik dan pengrawit muda ini diharapkan mampu menghadirkan suguhan yang segar dan atraktif bagi para penonton.
Pagelaran wayang kulit ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam peringatan HUT ke-13 puskapik.com yang mengusung tagline "Naik Daun". Momen ini juga bertepatan dengan semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, menjadikan acara tersebut sebagai hiburan yang merakyat di ruang publik.
Kegiatan ini direncanakan akan dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Pemalang tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moril bagi para seniman muda yang tampil, sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan seni budaya lokal.
Bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya yang ingin menyaksikan pagelaran ini, tidak perlu merogoh kocek. Acara di ruang terbuka City Walk Pemalang ini gratis dan terbuka untuk umum.
Suasana malam nanti dipastikan akan semakin semarak. Selain pagelaran wayang kulit, rangkaian acara juga akan dimeriahkan dengan hiburan musik campursari yang mengiringi jalannya acara. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik untuk penonton yang beruntung, sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran masyarakat.
Malam minggu di Pemalang dijamin tidak akan membosankan. Menonton wayang kulit di City Walk bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengisi waktu libur sambil menikmati hiburan kelas seniman lokal.