KKN UIN Walisongo dan Perpustakaan Nusa Indah Gelar Safari Baca Keliling di Desa Megonten, Demak, Anak-Anak Antusias Ikut Sesi Read Aloud

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:05:01 WIB
Anak-anak Desa Megonten mengikuti sesi membaca nyaring dalam program Safari Baca yang digelar di Serkan Lor, Demak.

DEMAK — Ratusan anak-anak di Desa Megonten, Kecamatan Karangtengah, Demak, kini punya agenda rutin setiap Jumat untuk berburu buku. Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 148 berkolaborasi dengan pengelola Perpustakaan Nusa Indah menggerakkan program Safari Baca yang lokasinya berpindah-pindah antardusun.

Kegiatan kali ini digelar di Serkan Lor, Desa Megonten. Anak-anak yang datang tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dimulai dari membaca bergiliran hingga sesi membaca nyaring atau read aloud.

Bukan Sekadar Pindah Tempat, tapi Perluas Akses Bacaan

Konsep Safari Baca yang berpindah lokasi setiap pekan dirancang agar kegiatan literasi tidak hanya terpusat di gedung perpustakaan. Dengan mendatangi berbagai wilayah desa, mahasiswa KKN dan pengelola perpustakaan berharap semakin banyak anak mendapatkan akses terhadap bahan bacaan.

Metode read aloud atau membaca nyaring menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini. Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga mendapatkan contoh membaca yang baik dan benar secara langsung dari para mahasiswa.

Anak-Anak Dikelompokkan dan Didampingi Mahasiswa KKN

Dalam pelaksanaannya, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok didampingi oleh anggota KKN UIN Walisongo yang bertugas memandu jalannya sesi baca.

Pendampingan personal ini menjadi nilai tambah program. Anak-anak yang kesulitan mengenali kata bisa langsung bertanya, sementara yang sudah lancar membaca mendapat tantangan untuk bercerita ulang isi bacaannya.

Menumbuhkan Literasi dari Pinggiran Desa

Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Perpustakaan Nusa Indah ini menjadi contoh penguatan literasi yang menyentuh langsung lapisan masyarakat. Alih-alih menunggu anak-anak datang ke perpustakaan, buku-buku yang dihadirkan justru menjemput pembacanya di tengah permukiman warga.

Program Safari Baca di Desa Megonten ini diharapkan bisa berkelanjutan meski masa KKN mahasiswa UIN Walisongo telah berakhir. Perpustakaan Nusa Indah sebagai lembaga lokal diharapkan mampu meneruskan ritme kegiatan yang sudah terbangun.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top