4 Perampok Bersajam Sekap Petugas SPBU Selokromo Wonosobo, Gasak Uang Ratusan Juta dan DVR CCTV

Penulis: Vino Bastian  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:45:31 WIB
Polisi memeriksa lokasi perampokan bersenjata tajam di SPBU Selokromo, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2026).

WONOSOBO — Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyasar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Enam karyawan yang tengah bertugas shift malam diancam menggunakan senjata tajam oleh komplotan perampok yang berjumlah empat orang.

Pengelola SPBU Selokromo, Sapto Yudi, mengungkapkan bahwa dua orang petugas menjadi korban penyekapan, yakni petugas keamanan (security) dan pengawas. Keduanya diikat tangan dan kakinya menggunakan kabel tis, sementara mata serta mulut ditutup rapat dengan lakban.

Modus Komplotan: Kerja Cepat, Target Uang Tunai dan Barang Pribadi

"Pelaku berjumlah empat orang. Mereka melakukan penyekapan terhadap dua orang petugas kami, yaitu security dan pengawas," ujar Sapto saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Para pelaku tidak hanya menodongkan senjata tajam untuk menakut-nakuti korban, tetapi juga langsung menguras uang tunai hasil penjualan SPBU. Barang pribadi milik korban turut digondol dalam aksi yang berlangsung sangat cepat tersebut.

Upaya Hilangkan Jejak Digital: DVR dan Hard Disk CCTV Digasak

Hal yang paling memberatkan adalah upaya komplotan ini menghilangkan jejak digital. Mereka menggondol satu mesin DVR dan hard disk yang terhubung ke sembilan titik kamera di seluruh area SPBU. Dengan hilangnya perangkat tersebut, rekaman visual para pelaku ikut lenyap.

Polres Wonosobo: Kerugian Capai Ratusan Juta, Tidak Ada Korban Jiwa

Plt Kasi Humas Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo, Ipda M Wahyu Suprayono, membenarkan terjadinya peristiwa curas tersebut. Pihaknya memperkirakan kerugian sementara yang dialami pihak SPBU mencapai ratusan juta rupiah.

"Telah terjadi dugaan pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono pada Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam kejadian tersebut, korban dan saksi mengalami ancaman serta tindakan kekerasan," jelas Ipda Wahyu.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini meskipun para petugas sempat mengalami intimidasi fisik.

Warga Diimbau Tenang, Polisi Buru Pelaku

Peristiwa kejahatan di jalur utama tersebut sempat menggemparkan warga sekitar usai informasinya beredar luas di media sosial dan grup pesan singkat. Pihak Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas wilayah, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu spekulatif yang belum terverifikasi.

Warga yang memiliki informasi terkait kejadian ini diharapkan segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk mempercepat proses penyelidikan dan penangkapan para pelaku. (cr1/rds)

Reporter: Vino Bastian
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top