PEMALANG — Penjemputan NFM terjadi sekitar pukul 01.41 WIB. Ia tampak keluar dari rumah dinas dengan mengenakan rompi putih, dikawal tiga petugas KPK. Salah seorang petugas juga terlihat membawa segel kertas KPK.
Saat wartawan mencoba bertanya, NFM hanya melambai-lambaikan tangan tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Ia langsung bergegas masuk ke mobil petugas dan meninggalkan lokasi.
Informasi yang dihimpun di lapangan, selain NFM, ada sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pemalang yang turut dibawa ke Mapolres untuk diperiksa. Proses hukum ini masih terus berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Sebelum penjemputan dini hari tadi, KPK lebih dulu menyegel sejumlah rumah dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang. Pintu ruang Kepala DPUPR yang berada di kompleks kantor tersebut tampak sudah dipasangi stiker segel KPK. Akses menuju ruangan itu pun ditutup total.
Penyegelan ruang kerja itu diduga masih berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang tengah diusut KPK. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK terkait detail kasus yang menjerat NFM dan sejumlah pejabat Pemalang.
Puskapik.com masih berupaya mengonfirmasi kepada KPK untuk memperoleh informasi lebih lanjut. Publik menunggu perkembangan kasus ini, termasuk kemungkinan adanya tersangka baru atau pengembangan penyidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.