BOYOLALI — Sebuah insiden dramatis terjadi saat personel pemadam kebakaran (Damkar) Boyolali melakukan evakuasi ular kobra di kawasan perkebunan sawit. Salah satu petugas terkena semburan bisa ular tersebut karena keterbatasan ruang gerak di lokasi kejadian.
Evakuasi Terhambat Sumur di Dalam Rumah
Proses evakuasi berlangsung di sebuah rumah warga yang berada di tengah area perkebunan sawit. Ular kobra diketahui bersembunyi di dalam sumur yang letaknya berada di bagian dalam bangunan rumah.
Kondisi itu membuat personel Damkar tidak leluasa bergerak. Peralatan standar keselamatan yang biasanya diandalkan dalam evakuasi satwa liar tidak dapat dioperasikan secara maksimal karena terbatasnya ruang.
Personel Terkena Semburan Bisa
Dalam upaya menangkap ular tersebut, salah satu personel terkena semburan bisa kobra. Meski demikian, tim evakuasi akhirnya berhasil mengamankan reptil berbisa itu setelah melalui proses yang alot.
Personel yang terkena semburan segera mendapatkan penanganan medis pertama di lokasi sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat. Kondisinya dilaporkan stabil setelah mendapatkan perawatan.
Risiko Tinggi Evakuasi Ular di Pemukiman Padat
Kepala Dinas Damkar Boyolali menyebutkan bahwa evakuasi ular di area perkebunan sawit memiliki tingkat kesulitan tinggi. Tanaman sawit yang lebat dan struktur bangunan yang tidak standar sering kali menyulitkan akses petugas.
“Kami mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan ular atau satwa liar masuk ke pemukiman. Jangan coba-coba menangani sendiri karena risikonya sangat besar,” ujarnya.
Warga Diminta Tidak Panik
Pihak Damkar juga meminta warga sekitar tidak panik dan tetap waspada. Musim kemarau sering kali memicu ular masuk ke pemukiman untuk mencari air atau tempat teduh.
Evakuasi kali ini menjadi pengingat bahwa prosedur keselamatan tetap harus diutamakan, meskipun medan tidak memungkinkan. Personel Damkar Boyolali terus berlatih untuk menghadapi kondisi darurat di berbagai situasi lapangan.