Pencarian

Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik Bikin Konsumen Tahan Beli, Leapmotor B10 Siap GIIAS 2026

Kamis, 02 Juli 2026 • 14:47:31 WIB
Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik Bikin Konsumen Tahan Beli, Leapmotor B10 Siap GIIAS 2026
Ketidakpastian insentif mobil listrik membuat konsumen menunda pembelian di pasar dalam negeri.

JAWA TENGAH — Ketidakpastian kebijakan insentif kendaraan listrik dinilai menjadi salah satu faktor yang bisa membuat pasar mobil listrik dalam negeri berjalan di tempat. Hal ini disampaikan Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor, di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Menurutnya, industri otomotif sangat membutuhkan kepastian, baik insentif itu dilanjutkan maupun dihentikan sama sekali.

"Kami berharap dari pemerintah ada kejelasan dan kepastian supaya industri otomotif yang sangat memengaruhi ekonomi Indonesia juga tidak terbebani. Kalau memang dapat, kapan dapat. Kalau memang tidak dapat, ya diperlukan kepastian bahwa insentif ini tidak akan ada supaya industri otomotif memiliki trust," ujar Tan dalam pernyataannya.

Konsumen Pengganti Mobil Paling Terdampak

Tan menjelaskan, efek penundaan ini tidak merata ke semua segmen pembeli. Konsumen yang membutuhkan kendaraan pertama atau first car untuk kebutuhan harian dipastikan tetap akan membeli. Namun, situasinya berbeda bagi mereka yang berniat mengganti mobil lama.

"Kalau ditanya apakah ini memengaruhi, buat sebagian customer yang membeli mobil bukan sebagai first car, mungkin dia mau mengganti mobilnya, orang bisa menunda. Tapi buat konsumen yang memang ada kebutuhan, tentu mereka tidak akan menunda," jelasnya.

Ia menambahkan, jika pemerintah terus menunda pengumuman soal insentif, efek bola salju justru akan semakin besar. Konsumen yang sejak awal memilih menunggu akan terus mengulur waktu pembelian setiap kali ada pengumuman mundur. "Kalau misalnya diumumkan mundur bulan depan, otomatis segmen yang menunggu akan bilang tunggu bulan depan. Kalau bulan depan ternyata mundur lagi, mereka akan menunggu lagi. Itu tentu akan memengaruhi," tuturnya.

Leapmotor B10 Mulai Terima Pesanan, Harga Baru di GIIAS

Pernyataan Tan Kim Piauw muncul di tengah persiapan serius Leapmotor memasuki pasar Indonesia. Merek kendaraan listrik asal China yang berada di bawah naungan Stellantis itu telah membuka pemesanan awal (indent) untuk model B10 sejak 1 Juli 2026. Namun, harga resmi model ini baru akan diumumkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Meski begitu, Tan menegaskan bahwa target penjualan bukanlah fokus utama pada tahap awal kehadiran Leapmotor. Perusahaan lebih memilih untuk membangun kepercayaan dan pengenalan merek terlebih dahulu di benak konsumen Indonesia. Langkah ini dinilai strategis mengingat persaingan di segmen mobil listrik yang semakin ketat, ditambah lagi dengan situasi ketidakpastian insentif yang masih menyelimuti pasar.

Bagikan
Sumber: viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks