JAWA TENGAH — Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN Bontang bukan sekadar mematikan lampu. Distribusi air bersih ikut lumpuh setelah generator penyuplai di instalasi PDAM mati total karena tak ada aliran listrik.
Direktur Perumda Tirta Taman, Suramin, menyatakan pihaknya terpaksa menghentikan sementara pasokan air bersih ke pelanggan. "Kami memohon maaf. Distribusi air bersih dihentikan sementara hingga pasokan listrik kembali normal," ujarnya dalam keterangan resmi.
PLN: Gangguan PLTGU Belum Selesai, Jadwal Padam hingga Juli
PLN Bontang mengonfirmasi pemadaman bergilir ini masih akan berlangsung hingga Juli 2026. Pelaksana Harian Manajer Komunikasi dan TJSL PLN Bontang, Annisa Nabiha, menjelaskan akar masalahnya ada pada kerusakan komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di sistem interkoneksi Kalimantan.
"Masih akan ada gangguan dan dilakukan pemadaman bergilir sampai Juli nanti," kata Annisa melalui pesan WhatsApp resmi yang diteruskan kepada pelanggan.
Sebanyak 47 titik pemadaman tersebar di tiga wilayah: Bontang Utara, Bontang Barat, dan Bontang Selatan. PLN belum merinci jadwal harian pemadaman, namun memastikan pelanggan akan mendapat pemberitahuan melalui kanal resmi.
Dampak Berantai: Listrik Padam, Air Bersih Ikut Berhenti
Pemadaman listrik menimbulkan efek domino langsung bagi PDAM. Tanpa pasokan listrik, pompa dan generator di instalasi pengolahan air tidak bisa beroperasi. Akibatnya, distribusi air bersih ke rumah-rumah warga terhenti total selama pemadaman berlangsung.
Kondisi ini memicu keluhan warga di media sosial. Banyak yang mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan minum, mandi, dan memasak di tengah cuaca panas. Perumda Tirta Taman belum memberikan estimasi kapan distribusi akan kembali normal, selain menunggu listrik pulih sepenuhnya.
Belum Ada Target Pasti Pemulihan PLTGU
Hingga berita ini diturunkan, PLN Bontang belum merilis target pasti kapan gangguan PLTGU di sistem interkoneksi Kalimantan bisa diperbaiki. Pemadaman bergilir menjadi solusi sementara untuk menjaga kestabilan beban listrik di wilayah tersebut.
Warga dan pelanggan PDAM diimbau untuk menyiapkan cadangan air bersih dan memantau jadwal pemadaman dari PLN. Situasi ini diperkirakan masih akan berlangsung setidaknya hingga akhir Juli 2026.