TANGERANG SELATAN — Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie resmi melepas kontingen sepak bola putri di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Senin (29/6). Ia menyebut pencapaian tim ini membanggakan karena sudah menembus level nasional dan internasional.
"Ini sangat membanggakan, karena mereka sudah berada di level nasional dan internasional dalam sepak bola putri," ujar Benyamin dalam sambutannya.
Menurut Benyamin, prestasi itu lahir dari kegigihan semua pihak, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di Tangsel, orang tua, hingga klub. "Dengan segala keterbatasan yang ada, mereka mampu meraih prestasi yang luar biasa," sambungnya.
Jadwal Padat: Kudus Lebih Dulu, Baru Swedia
Tim sepak bola putri Tangsel yang dibentuk sejak 2021 itu akan berlaga di kompetisi nasional di Kudus pada 3 Juli. Setelah itu, sebanyak 23 pemain terpilih akan terbang ke Swedia sekitar 10 Juli untuk mengikuti turnamen "Meet the World with SKF".
Ajang internasional itu disponsori perusahaan manufaktur asal Swedia, SKF. Tim putri Tangsel akan mewakili Indonesia dan bersaing dengan peserta dari 78 negara.
Biaya Keberangkatan Ditanggung Sponsor Swasta
Benyamin menegaskan biaya keberangkatan ke Kudus maupun ke Swedia sepenuhnya ditanggung sponsor swasta. Pemerintah Kota Tangsel memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan tim, apa pun hasil yang nanti diraih.
"Apapun hasilnya sudah luar biasa, apalagi jika bisa juara tentu akan lebih luar biasa lagi. Kami akan tetap memberikan dukungan penuh," ucapnya.
Pemain Jalani Latihan Intensif dan Jaga Asupan Gizi
Ketua PSSI Tangsel Erlangga Yudha Nugraha mengatakan para pemain telah menjalani latihan secara intensif. Meskipun jadwal cukup padat, asupan gizi dan vitamin selama kompetisi akan diatur langsung oleh ofisial tim untuk menjaga kondisi fisik tetap optimal.
"Kami berharap kesempatan tampil di tingkat internasional ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh tim, sehingga mampu membawa nama baik Kota Tangsel di mata dunia," kata Erlangga.
Perjalanan tim putri Tangsel menjadi bukti bahwa pembinaan dari Sekolah Sepak Bola di Tangsel mampu melahirkan atlet berprestasi hingga tampil di pentas internasional di Swedia.