WONOGIRI — Penebaran 1 ton benih ikan di Waduk Gajah Mungkur (WGM) diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi para nelayan setempat. Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Kapal Obyek Wisata WGM ini diinisiasi oleh Polres Wonogiri dengan dukungan PT Prima Paper Indonesia (PPI).
Kolaborasi Polri dan Dunia Usaha untuk Ekosistem Perairan
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk PT PPI yang turut mendukung program pelestarian lingkungan.
"Terima kasih atas kehadiran seluruh pihak yang telah bersama-sama mendukung kegiatan penebaran benih ikan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kebersamaan serta pengabdian Polri kepada masyarakat," ujar Kapolres.
Jenis Ikan Bernilai Ekonomi Tinggi untuk Nelayan
Benih ikan yang ditebar terdiri dari jenis lele dan bawal. Kedua jenis ikan ini dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan diharapkan mampu meningkatkan populasi ikan di Waduk Gajah Mungkur.
Kapolres menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem perairan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan. Masyarakat, khususnya nelayan, diharapkan dapat merasakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Dukungan PT Prima Paper Indonesia untuk Lingkungan
Manajer HRD PT Prima Paper Indonesia (PPI), Ibnu Nugroho, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Wonogiri. Ia menilai kegiatan ini mampu menciptakan manfaat ganda bagi lingkungan dan masyarakat.
"Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, maju, sukses, dan terus menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang terpercaya," ungkapnya.
Ibnu menekankan bahwa penebaran benih ikan ini memperkuat hubungan antara dunia usaha, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun Wonogiri yang lebih maju.
Harapan Baru bagi Pusat Perikanan Air Tawar Jawa Tengah
Waduk Gajah Mungkur selama puluhan tahun menjadi salah satu pusat perikanan air tawar terbesar di Jawa Tengah. Kegiatan penebaran benih ini menjadi harapan baru bagi keberlanjutan ekosistem dan peningkatan kesejahteraan nelayan.
Senopati Institute yang turut hadir menilai sinergi antara Polri, perusahaan, komunitas, dan masyarakat menjadi contoh kolaborasi yang efektif. Gotong royong semacam ini dinilai mampu menjaga lingkungan sekaligus memperkuat budaya lokal.
Kegiatan ditutup dengan pelepasan benih ikan secara simbolis ke perairan waduk. Seluruh peserta bersama-sama menyaksikan ribuan benih ikan mulai menyebar ke perairan yang menjadi kebanggaan masyarakat Wonogiri.