Pencarian

Spesifikasi Hyundai Ioniq V Bocor ke Publik, Dua Pilihan Baterai 53,5 kWh dan 66,8 kWh

Kamis, 18 Juni 2026 • 04:10:01 WIB
Spesifikasi Hyundai Ioniq V Bocor ke Publik, Dua Pilihan Baterai 53,5 kWh dan 66,8 kWh
Hyundai Ioniq V hadir dengan dua pilihan baterai LFP berkapasitas 53,5 kWh dan 66,8 kWh.

JAWA TENGAH — Beijing Hyundai, perusahaan patungan Hyundai di China, selangkah lagi merilis Ioniq V ke publik. Informasi teknis mobil ini terungkap setelah data registrasi dari MIIT, regulator otomotif China, beredar pekan lalu. Ioniq V menjadi ujung tombak Hyundai untuk merebut kembali pangsa pasar yang terus tertekan di negara dengan pasar otomotif terbesar di dunia tersebut.

Dua Varian Baterai dari CATL untuk Jarak Tempuh 540 Km hingga 650 Km

Berdasarkan dokumen MIIT, Ioniq V akan ditawarkan dalam dua konfigurasi. Varian standar menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 53,5 kWh yang dipasok CATL. Motor listriknya menghasilkan tenaga 188 hp, cukup untuk menempuh jarak 520 km hingga 540 km dalam siklus uji CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle).

Untuk konsumen yang membutuhkan jangkauan lebih jauh, tersedia varian jarak jauh. Baterai LFP berkapasitas 66,8 kWh dipadukan dengan motor listrik bertenaga 225 hp. Hyundai mengklaim mobil ini bisa melaju sejauh 620 km hingga 650 km dalam kondisi baterai penuh.

Dimensi Sedan Besar dengan Layar Ganda 27 Inci

Hyundai Ioniq V memiliki dimensi panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.470 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.900 mm, menempatkannya di segmen sedan listrik berukuran besar. Di dalam kabin, tersemat layar ganda berukuran 27 inci yang menjadi pusat kendali informasi dan hiburan. Hyundai juga membekali mobil ini dengan sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) yang dikembangkan bersama perusahaan teknologi Momenta.

Varian EREV Menyusul Akhir 2026

Selain varian listrik murni (BEV), Hyundai berencana menghadirkan opsi Extended Range Electric Vehicle (EREV) untuk konsumen China. Model dengan generator onboard ini diprediksi baru akan meluncur pada akhir tahun 2026. Langkah ini menjadi strategi Hyundai untuk menjangkau pembeli yang masih khawatir dengan infrastruktur pengisian daya.

Bagikan
Sumber: otodriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks