Pencarian

Bupati Kendal Resmikan Pos AHASS Teaching Factory di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Lulusan Diharapkan Lebih Siap Kerja

Jumat, 12 Juni 2026 • 21:03:31 WIB
Bupati Kendal Resmikan Pos AHASS Teaching Factory di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Lulusan Diharapkan Lebih Siap Kerja
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meresmikan Pos AHASS Teaching Factory di SMK Muhammadiyah 3 Weleri.

KENDAL — SMK Muhammadiyah 3 Weleri kini memiliki Pos AHASS Teaching Factory (Tefa) yang diresmikan langsung oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Jumat (12/6/2026). Pos ini bukan sekadar bengkel servis motor biasa, melainkan tempat praktik langsung bagi siswa dengan standar industri resmi.

“Dengan adanya pos tefa ini lulusan SMK Muhammadiyah 3 Weleri menjadi lebih siap kerja, memiliki pengalaman langsung, dan profesionalitas tinggi saat terjun ke dunia industri atau dunia kerja,” ujar Bupati yang akrab disapa Tika itu.

Laboratorium Nyata untuk Siswa SMK

Bupati Tika menegaskan bahwa pos ini merupakan wujud nyata kepedulian industri terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Ia menyebut tempat itu sebagai laboratorium kerja nyata, bukan tempat servis motor biasa.

“Ini adalah tempat di mana ilmu yang didapat di ruang kelas bertemu dengan realita dunia industri profesional,” katanya.

Menurutnya, pendidikan vokasi saat ini dituntut menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Model teaching factory dinilai tepat karena mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri nyata.

Pesan ke Siswa: Kuasai Praktik, Bukan Cuma Teori

Bupati Tika berpesan kepada siswa SMK Muhammadiyah 3 Weleri agar tidak hanya menguasai teori. Mereka diminta langsung mempraktikkan standar pelayanan dan perbaikan sepeda motor yang sesungguhnya di Pos Tefa tersebut.

Ia juga mendorong SMK lain di Kabupaten Kendal untuk membangun kemitraan serupa dengan industri. Tujuannya, kurikulum sekolah bisa sejalan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

Kepala Sekolah: Momentum Perkuat Pendidikan Vokasi Berbasis Industri

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrohim, menyebut peresmian ini sebagai momentum penting. Pihaknya ingin memperkuat pendidikan vokasi berbasis industri sekaligus memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

“Pos ini menjadi wujud nyata pembelajaran berbasis teaching factory. Siswa tidak hanya belajar teori dan praktik di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam pelayanan dan pekerjaan yang mengikuti standar industri,” jelasnya.

Ia berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kompetensi lulusan dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi siswa SMK Muhammadiyah 3 Weleri ke depan.

Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks