PATI — Api pertama kali terlihat sekitar pukul 06.00 WIB dari bagian tengah pabrik pengolahan ikan di Kecamatan Pati. Dalam hitungan menit, kobaran membesar dan kepulan asap hitam membumbung tinggi, terlihat dari radius beberapa kilometer. Warga sekitar dan pengguna Jalan Raya Pati–Juwana sempat panik melihat besarnya kobaran api yang melalap bangunan pabrik.
Kapolsek Pati, IPTU Windarto, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan. "Kami dari Polsek Pati bersama tim pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Pati langsung melakukan penanganan di lokasi," ujarnya.
11 Unit Damkar dari Empat Daerah Dikerahkan
Pemadaman tidak hanya mengandalkan armada dari Kabupaten Pati. Bantuan datang dari pemadam kebakaran Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora, ditambah tim pemadam internal dari sejumlah perusahaan di wilayah Pati. Total, 11 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api.
Hingga siang hari, petugas masih berjibaku memadamkan titik-titik api di bagian belakang pabrik. Setelah api benar-benar padam, proses pendinginan akan dilakukan untuk mencegah munculnya kembali kobaran.
Kerugian Capai Ratusan Miliar? Perusahaan Masih Hitung
Manajemen PT Dua Putra Perkasa menyebutkan bahwa area yang terbakar mencapai 70 persen dari total luas pabrik. Namun, nilai kerugian material masih dalam tahap pendataan. Pihak perusahaan bersama instansi terkait masih menghitung total aset yang hangus dilalap api.
Beruntung, kebakaran terjadi di pagi buta saat belum ada karyawan yang masuk kerja. "Menurut informasi dari manajemen PT Dua Putra, area yang terbakar sekitar 70 persen. Beruntung saat kejadian belum ada karyawan yang masuk kerja sehingga tidak ada korban," jelas IPTU Windarto.
Penyebab Kebakaran Masih Misteri, Labfor Polda Jateng Turun Tangan
Polresta Pati belum bisa memastikan sumber api. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah akan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dan nantinya akan dilakukan pemeriksaan oleh Labfor Polda Jawa Tengah," kata Kapolsek Pati.
Warga Diminta Jangan Mendekat, Jalan Pati–Juwana Padat
Kebakaran ini sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Pati–Juwana. Banyak warga berhenti untuk menyaksikan kobaran api dari pinggir jalan, menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kebakaran demi keselamatan. "Kami juga meminta pengguna jalan untuk memberi ruang bagi petugas yang masih bekerja," ujar IPTU Windarto. Masyarakat yang melihat kejadian darurat dapat menghubungi hotline Polri 110.