10 Mahasiswa FKIP UPS Tegal Magang ke Jepang, Berlanjut Usai 7 Alumni Dinilai Potensial oleh Perusahaan

Penulis: Xander Situmorang  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 21:32:49 WIB
Sepuluh mahasiswa FKIP UPS Tegal dilepas untuk mengikuti magang internasional di sejumlah perusahaan Jepang, Senin (31/8).

TEGAL — Sebanyak 10 mahasiswa terbaik dari empat program studi (prodi) di lingkungan FKIP UPS Tegal resmi dilepas untuk mengikuti magang internasional di sejumlah perusahaan Jepang. Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Kampus I Jalan Halmahera Km 1 Tegal pada Senin (31/8) usai Apel Pagi.

Wakil Rektor IV UPS Tegal, Dr Noor Zuhry MPi, melepas langsung para mahasiswa atas nama Rektor Prof Dr Taufiqulloh MHum. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kesempatan magang di luar negeri ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para mahasiswa.

Mengapa Jepang Kembali Minta Mahasiswa UPS Tegal?

Program magang internasional ini bukan yang pertama bagi FKIP UPS Tegal. Dekan FKIP, Dr Yoga Prihatin MPd, mengungkapkan bahwa tahun sebelumnya fakultasnya telah memberangkatkan tujuh mahasiswa ke Jepang.

"Karena peserta magang sebelumnya dinilai bagus dan potensial, maka pihak perusahaan di Jepang meminta untuk mengirim kembali di tahun ini," terang Dr Yoga Prihatin.

Permintaan itu kemudian ditindaklanjuti melalui seleksi ketat. Dari 60 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, hanya 10 orang yang dinyatakan lolos dan berhak berangkat ke Jepang.

Empat Prodi dan Nama Mahasiswa yang Berangkat

Sepuluh mahasiswa yang berangkat berasal dari empat program studi berbeda. Dari Prodi Pendidikan IPA (P IPA) ada Luthfia Putri Maharani, Salsa Bilahasna, Rifqi Anas, dan Najwa Salsabila.

Sementara dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) terdapat Desi Pangestu, Pryanika Pramudita, dan Resa Nurkhotini. Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) diwakili Muhamad Faza Nurdinto, serta dua mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), yaitu Refangga Azqa Mukti dan Edo Abdul Rizki.

Peluang Perluas Wawasan dan Keterampilan Global

Dr Noor Zuhry menekankan bahwa magang internasional ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman kerja dan wawasan global. Ia berharap para peserta dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya selama di Jepang.

Program yang dimotori FKIP bersama UPT Kantor Urusan Internasional (KUI) UPS ini terwujud berkat kerja sama internasional dengan sejumlah mitra industri dan institusi pendidikan di Jepang.

Selain menambah pengalaman, program ini dinilai mampu memperkuat keterampilan profesional serta pemahaman budaya global para mahasiswa. Hal tersebut sejalan dengan upaya UPS Tegal meningkatkan daya saing lulusannya di kancah internasional.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: puskapik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top