JAWA TENGAH — Perayaan tahunan ini menghadirkan suasana berbeda di kawasan Wihara Gunung Timur, Medan. Asap dari pembakaran kertas persembahan membubung di antara bangunan wihara, diikuti lantunan doa yang dipanjatkan warga Tionghoa. Bagi wisatawan yang kebetulan berada di Medan saat musim perayaan ini, menyaksikan langsung prosesinya bisa menjadi pengalaman budaya yang tak terlupakan.
Hungry Ghost Festival atau Perayaan Bulan Hantu adalah tradisi yang dilakukan umat Tionghoa untuk menghormati arwah leluhur. Pada bulan ketujuh kalender Imlek, masyarakat percaya pintu dunia bawah terbuka dan arwah berkeliaran di dunia manusia.
Pembakaran kertas persembahan—berupa replika uang, rumah, hingga pakaian dari kertas—menjadi simbol pemberian kepada leluhur di alam sana. Warga berbondong-bondong membawa perlengkapan sembahyang dan menyalakannya di area yang telah disediakan wihara.
Wihara Gunung Timur merupakan salah satu tempat ibadah Tionghoa tertua dan terbesar di Medan. Saat perayaan berlangsung, area wihara dipadati pengunjung yang datang untuk berdoa maupun sekadar menyaksikan prosesi.
Bau dupa bercampur asap kertas terbakar menyelimuti pelataran wihara. Warga tampak khusyuk membakar kertas satu per satu sambil membacakan doa. Pemandangan ini jadi sisi lain dari Medan yang jarang terlihat wisatawan umum.
Bagi wisatawan yang tertarik menyaksikan tradisi ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
Perayaan Hungry Ghost berlangsung setiap tahun mengikuti penanggalan Imlek, tepatnya pada bulan ketujuh. Durasi perayaannya berlangsung selama sebulan penuh, dengan puncak acara biasanya terjadi di pertengahan bulan.
Wisatawan yang ingin melihat kemeriahan prosesi disarankan datang pada sore hingga malam hari, saat aktivitas pembakaran kertas persembahan paling ramai dilakukan.
Jika berencana datang ke Wihara Gunung Timur saat perayaan berlangsung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hormati prosesi yang sedang berjalan dan jangan mengganggu warga yang sedang berdoa. Gunakan pakaian sopan karena lokasi ini adalah tempat ibadah.
Perhatikan juga arah angin saat pembakaran kertas berlangsung agar tidak terlalu dekat dengan kepulan asap. Bagi yang membawa anak kecil, awasi mereka agar tidak bermain di dekat area pembakaran.
Perayaan Hungry Ghost di Wihara Gunung Timur menawarkan pengalaman wisata budaya yang berbeda dari biasanya. Bagi traveler yang ingin memahami akulturasi dan tradisi Tionghoa di Sumatera Utara, momen ini jadi waktu yang tepat untuk berkunjung. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pasti perayaan dapat dikonfirmasi langsung ke pengurus wihara atau dinas pariwisata setempat.