JAWA TENGAH — Anthropic, perusahaan di balik model AI Claude, kembali menambah portofolio komputasinya lewat kerja sama dengan Nscale. Kesepakatan yang pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg ini disebut bernilai sekitar US$45 miliar dan berdurasi enam tahun.
Nscale sendiri baru didirikan pada 2024, namun sudah menjalin kontrak dengan Microsoft. Kapasitas komputasi yang dipasok ke Anthropic akan berasal dari pusat data utama Nscale di West Virginia, Amerika Serikat.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Dalam delapan bulan terakhir, Anthropic gencar memperluas kapasitas komputasi untuk mengejar ketertinggalan dari OpenAI, kompetitor utamanya. Strategi ini penting karena model AI generatif membutuhkan daya komputasi masif untuk pelatihan dan operasional.
Perjanjian dengan Nscale bukan satu-satunya. Sebelumnya, Anthropic telah menandatangani kontrak US$10 miliar dengan Volta, startup cloud AI yang baru berdiri Januari lalu, untuk pasokan komputasi dari pusat data di Norwegia. Pada Juli, perusahaan juga mengamankan kesepakatan senilai US$5 miliar dengan AMD.
Pada Mei, Anthropic mengumumkan kerja sama besar dengan SpaceX milik Elon Musk. Melalui kesepakatan ini, Anthropic mendapat kapasitas dari dua pusat data SpaceX senilai US$1,25 miliar per bulan.
April menjadi bulan tersibuk. Anthropic memperluas kemitraan dengan Amazon untuk akses tambahan 5 gigawatt komputasi. Di bulan yang sama, kerja sama dengan Google dan Broadcom juga diperluas untuk menambah kapasitas daya.
Persaingan mendapatkan daya komputasi ini memang sedang panas. Google, OpenAI, dan Meta tercatat melakukan langkah serupa untuk mengamankan pasokan chip dan infrastruktur AI.
Nscale akan memasok komputasi berbasis Nvidia Vera Rubin, sistem chip terbaru Nvidia yang menggabungkan enam chip berbeda dalam satu kesatuan. Sistem ini dianggap sebagai desain chip paling mutakhir saat ini dan menjadi tulang punggung komputasi AI generasi berikutnya.
Kapasitas komputasi dari Nscale baru akan mulai menggerakkan layanan Anthropic pada akhir 2027. Artinya, kontrak ini adalah investasi jangka panjang untuk kebutuhan komputasi di masa depan, bukan untuk kebutuhan operasional saat ini.
Bagi pengamat industri, langkah ini menunjukkan bahwa perang komputasi AI tidak hanya soal siapa yang punya model terbaik, tapi juga siapa yang paling cepat mengamankan infrastruktur. Anthropic jelas mengambil jalur agresif dengan mengunci kapasitas dari berbagai penyedia sekaligus.