UNNES Resmikan Pusat Edukasi Perikanan Edumina di Kampung Minapolitan Siroto, Targetkan Pelajar dan Warga Belajar Budidaya Lele

Penulis: Vino Bastian  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:15:01 WIB
Dosen UNNES meresmikan Pusat Edukasi Perikanan Edumina di Kampung Minapolitan Siroto, Gunungpati, Semarang.

SEMARANG — Dusun Siroto di Kelurahan Gunungpati selama ini dikenal sebagai sentra budidaya ikan. Kini, potensi itu diarahkan menjadi ruang belajar terpadu melalui program Pengembangan Pusat Edukasi Berbasis Perikanan (Edumina) yang digagas dosen UNNES.

Ketua tim pengabdian, Ervando Tommy Al-Hanif, M.T., menyebut program ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi lokal yang sudah tumbuh di masyarakat. "Program Pengembangan Pusat Edukasi Berbasis Perikanan atau Edumina ini merupakan upaya untuk mengembangkan potensi lokal Kampung Siroto melalui pendekatan edukasi dan pemberdayaan," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa.

Study Center Budidaya Lele Jadi Fasilitas Utama

Salah satu kegiatan utama dalam pengembangan Edumina adalah pembangunan dan penguatan fasilitas Study Center Budidaya Lele di kawasan Kelompok Mina Lancar. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran secara langsung, mulai dari pengenalan budidaya, pemeliharaan ikan, pengelolaan kualitas air, hingga pemberian pakan.

Ervando menambahkan, pengembangan pusat edukasi ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik. "Kami berharap fasilitas dan kegiatan yang dikembangkan dapat menjadi ruang belajar bersama yang menghubungkan pengetahuan dari perguruan tinggi dengan pengalaman serta praktik yang selama ini telah dilakukan oleh masyarakat," imbuhnya.

Peran Kelompok Mina Lancar dan Mahasiswa GIAT 16

Kelompok Budidaya Ikan Mina Lancar menjadi mitra penting dalam program ini. Ketua kelompok, Mukhlis, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun karena dinilai membuka peluang memperkuat kapasitas kelompok sekaligus memperluas manfaat bagi warga sekitar.

"Kami menyambut baik program ini karena memberikan ruang bagi kelompok dan masyarakat untuk belajar serta mengembangkan potensi perikanan yang ada di Siroto. Harapannya, pengalaman yang selama ini kami miliki dapat dikembangkan bersama dengan pengetahuan dan inovasi dari perguruan tinggi maupun pihak lainnya," ungkap Mukhlis.

Mahasiswa UNNES GIAT 16 turut dilibatkan dalam pendampingan kegiatan. Mereka berperan dalam koordinasi, survei lapangan, dokumentasi, serta menjadi penghubung antara tim pengabdian, mitra, dan masyarakat.

Target: Ruang Belajar Terbuka bagi Publik

Ke depan, Edumina diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh Kelompok Mina Lancar. Warga umum, pelajar, dan mahasiswa yang ingin mempelajari sektor perikanan secara langsung juga bisa menggunakan fasilitas ini.

Kolaborasi lintas sektor antara UNNES, PLN UIT JBT, kelompok budidaya, dan masyarakat Dusun Siroto menjadi langkah bersama dalam memperkuat potensi Kampung Minapolitan. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong pengembangan perikanan berbasis edukasi sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui potensi lokal yang dimiliki.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: joss.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top