Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajari Siswa SDN Donorejo 2 Demak Kenali Hoaks dan Cegah Cyberbullying

Penulis: Usman Harun  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:32:01 WIB
Mahasiswa KKN UIN Walisongo memberikan materi literasi digital kepada siswa SDN Donorejo 2 Demak.

DEMAK — Puluhan siswa kelas V dan VI SD Negeri Donorejo 2, Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, mendapat materi khusus tentang penggunaan internet yang sehat dari mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur. Sosialisasi ini dirancang interaktif dengan diskusi dan permainan agar materi mudah dicerna anak-anak.

Jefri Apriliyansya, pemateri kegiatan, menekankan pentingnya edukasi ini diberikan sejak dini. Menurutnya, anak-anak saat ini sudah sangat akrab dengan gawai sehingga perlu dibekali pemahaman agar tidak terjebak pada konten negatif.

"Saat ini anak-anak sudah sangat dekat dengan gadget dan internet. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman mengenai cara menggunakan media digital dengan bijak agar terhindar dari dampak negatif seperti hoaks, cyberbullying, maupun kecanduan gadget," ujarnya.

Materi dari Definisi Media Digital Hingga Ciri Berita Palsu

Dalam penyampaian materi, para mahasiswa memperkenalkan sejumlah topik penting. Mulai dari definisi media digital, keuntungan menggunakan internet, efek baik dan buruknya, hingga cara mengenali berita palsu atau hoaks.

Para siswa juga diajak berdiskusi tentang pola penggunaan media sosial yang sehat. Sesi ini sengaja dikemas ringan dengan metode tanya jawab agar anak-anak lebih percaya diri menyampaikan pengalaman mereka sehari-hari dalam mengakses internet.

Ice Breaking Bikin Suasana Belajar Lebih Hidup

Suasana belajar dibuat semakin semarak dengan kegiatan ice breaking di sela-sela pemaparan materi. Metode ini dipilih supaya siswa tidak cepat bosan dan pesan tentang keamanan digital bisa lebih mudah diserap.

Abdulloh Naufal, Koordinator Desa (Kordes) KKN Sumber Makmur, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya nyata mahasiswa dalam memberikan pemahaman baik kepada generasi muda. Ia berharap siswa mampu mengelola media sosial secara bijak dalam keseharian mereka.

"Tujuan dilaksanakannya literasi digital ini adalah agar anak-anak dapat mengelola media sosial dengan baik dan bijak. Kami telah memberikan edukasi kepada siswa-siswi melalui penyampaian materi yang diselingi dengan berbagai kegiatan interaktif seperti ice breaking sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan materi dapat diterima dengan baik oleh peserta," ungkapnya.

Bekal Penting di Tengah Derasnya Arus Informasi

Kegiatan ini menjadi langkah preventif mengingat tingginya paparan gawai pada anak usia sekolah dasar. Dengan pemahaman yang cukup, risiko kecanduan gawai dan paparan konten tidak pantas diharapkan bisa ditekan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo turut berkontribusi mencetak generasi muda yang kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Program serupa diharapkan bisa terus berlanjut di sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Demak.

Reporter: Usman Harun
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top