SOLO – Solo dikenal sebagai kota yang hidup di malam hari lewat budaya wedangan dan angkringannya. Kalau lagi di Solo malam-malam, berikut beberapa jajanan yang layak dicoba selain nasi liwet.
Buka dari pukul enam sore sampai dini hari, tempat ini menyajikan aneka sate mulai dari usus, ayam, kikil, sampai sate keong, plus gorengan tempura dan pisang goreng untuk teman ngobrol.
Camilan tradisional berupa irisan ketupat yang disiram saus wijen khas, disajikan bersama karak atau kerupuk nasi untuk tambahan tekstur renyah. Lokasinya di sekitar Stadion Manahan.
Nasi hangat dengan ceker ayam empuk, telur, dan kuah opor gurih. Warung ini punya jam buka yang unik — baru melayani pelanggan pukul satu sampai empat dini hari, jadi favorit pemburu kuliner larut malam.
Kudapan hangat berbahan dasar kedelai mirip kembang tahu, tapi dengan kuah rempah yang lebih terasa. Teksturnya halus dan cocok dinikmati saat udara Solo mulai dingin di malam hari.
Buat yang suka suasana klasik, tempat ini menyuguhkan minuman hangat khas Jawa ditemani gorengan, sate telur puyuh, dan sate usus dalam nuansa angkringan yang lebih tertata.
Pilihan populer buat yang cari makan berat sebelum lanjut ngemil — tekstur baksonya kental rasa daging dengan kuah bening yang punya karakter rasa tajam.
Enam tempat ini bisa jadi rute alternatif buat yang sudah bosan sama rute kuliner Solo yang itu-itu saja.