Golkar Jateng Gelar Lomba Tari hingga Senam Lagu "Mas Bahlil Ganteng" demi Dekati Pemilih Muda Jelang 2029

Penulis: Yanto Prasetya  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:50:01 WIB
Peserta lomba tari kreasi Jawa Tengah menampilkan gerakan di kantor DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Semarang, Sabtu (22/8/2026).

SEMARANG — Ribuan mata akan tertuju pada panggung kreativitas anak muda Jawa Tengah. DPD Partai Golkar Jawa Tengah memanfaatkan momen peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk membuka ruang ekspresi bagi generasi Z, bukan sekadar seremonial kemerdekaan.

Ketua DPD Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh menyebut kegiatan ini adalah respons atas perubahan demografi pemilih. Data internal partai memproyeksikan 60-70 persen pemilih pada Pemilu 2029 berasal dari kelompok usia di bawah 50 tahun.

"Maka dari sekarang program dari pengurusnya juga kaderisasinya lebih ke generasi muda," kata Saleh di sela-sela acara di kantor DPD Golkar Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2026).

Lomba Tari Jadi Magnet 200 Peserta dari Berbagai Daerah

Antusiasme peserta melebihi perkiraan panitia. Lomba tari kreasi Jawa Tengah yang dibuka untuk usia 15-20 tahun menarik minat 35 kelompok atau sekitar 200 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Ketua Srikandi Partai Golkar Jawa Tengah Ratih Pratiwi mengungkapkan, tingginya minat membuat panitia terpaksa membatasi jumlah pendaftar karena keterbatasan waktu. "Alhamdulillah banyak sekali peminatnya," ujarnya.

Ratih menambahkan, ajang ini sengaja dirancang untuk mengenalkan sekaligus menjaga budaya Jawa Tengah di tengah gempuran budaya asing. "Lomba tari kreasi Jawa Tengah ini adalah upaya kami untuk nguri-nguri kebudayaan," jelasnya.

Kesuksesan edisi pertama membuka peluang kelanjutan program. "Insyaallah kita akan mengadakan lagi lomba tari kreasi Jawa Tengah volume 2," kata Ratih.

Fenomena Lagu "Mas Bahlil Ganteng" Diadopsi Jadi Gerakan Senam

Nuansa berbeda terasa saat sesi senam bersama dimulai. Lagu berjudul "MBG" atau populer dengan sebutan "Mas Bahlil Ganteng" yang dikaitkan dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjadi iringan utama.

Saleh menilai viralnya lagu tersebut di media sosial justru menjadi peluang partai untuk lebih dekat dengan tren anak muda. "Dengan viralnya lagu MBG itu bikin kami juga senang. Sudah wajar kader-kadernya sendiri ikut menyanyikan itu," katanya.

Ia menegaskan, penggunaan lagu ini bukan sekadar ikut-ikutan tren, melainkan bentuk adaptasi partai terhadap budaya populer yang berkembang di masyarakat.

Program Kerakyatan dan Layanan Kesehatan Gratis

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi program pemerintah. Saleh menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, dan kesehatan milik Presiden Prabowo Subianto memiliki irisan dengan perhatian partai terhadap masyarakat.

Di lokasi yang sama, Golkar Jateng menyediakan layanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Pandanaran. Warga yang hadir dapat memeriksa kondisi kesehatannya tanpa biaya.

"Ini juga cek kesehatan gratisnya, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat yang biasanya berbayar tapi hari ini bisa cek secara gratis," pungkas Saleh.

Kegiatan yang mengusung tema "Nguri-nguri tradisi dan budaya untuk menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur" ini juga dimeriahkan lomba khas 17 Agustus, seperti lomba sarung dan permainan memasukkan sedotan ke botol yang diikuti berbagai organisasi masyarakat.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: beritajateng.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top