10 Ribu ASN Pemprov Jateng Pensiun Hingga 2030, 8 Jabatan Kepala Dinas Masih Kosong

Penulis: Usman Harun  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 02:59:31 WIB
Plt Kepala BKD Jawa Tengah, Dhoni Widianto, menyampaikan proyeksi pensiun ASN mencapai 10.000 orang hingga 2030.

SEMARANG — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah mencatat gelombang pensiun ASN yang signifikan dalam lima tahun ke depan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Jawa Tengah, Dhoni Widianto, mengungkapkan bahwa setiap tahunnya sekitar 2.000 pegawai, baik PNS maupun PPPK, memasuki masa purnatugas.

"Sebarannya ada di beberapa OPD. Ternyata setiap tahun yang pensiun itu, baik PPPK maupun PNS, ada 2.000," ujar Dhoni, Jumat (21/8/2026).

Jika tren ini berlanjut, total ASN yang pensiun hingga 2030 diproyeksikan mencapai 10.000 orang. Angka ini menjadi dasar utama dalam perencanaan kebutuhan aparatur di lingkungan Pemprov Jateng.

Delapan Kursi Kepala Dinas Kosong

Di tengah ancaman kekosongan pegawai, sejumlah posisi strategis di lingkup provinsi juga belum terisi. Dhoni menyebutkan, sedikitnya ada delapan jabatan kepala dinas yang kosong pada tahun ini.

"Untuk posisi kepala dinas di tahun ini saja yang kosong ada delapan yang di area provinsi," ungkapnya. Namun, ia belum merinci organisasi perangkat daerah (OPD) mana saja yang mengalami kekosongan tersebut.

2.076 Formasi CASN 2026 Sudah Diusulkan ke Pusat

Untuk mengantisipasi berkurangnya jumlah pegawai, Pemprov Jateng telah bergerak dengan mengusulkan kebutuhan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026. Usulan ini disampaikan melalui surat Gubernur kepada Kementerian PANRB.

Total ada 2.076 formasi yang diajukan, dengan rincian 1.321 formasi CPNS dan 755 formasi PPPK. "Di dalam surat gubernur kepada MenPAN RB, kita mengusulkan ada 2.076 formasi yang terbagi dari 1.321 CPNS dan sementara untuk PPPK ada 755," jelas Dhoni.

Usulan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kementerian PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 yang terbit pada 12 Maret 2026, yang meminta instansi pemerintah untuk mengusulkan rincian kebutuhan formasi tahun anggaran 2026.

Kapan Seleksi CASN 2026 Digelar?

Meski usulan formasi sudah diserahkan, kepastian jadwal seleksi masih menggantung. Hingga kini, belum ada informasi resmi dari pemerintah pusat mengenai waktu dan mekanisme pelaksanaan.

"Namun sampai dengan sekarang belum ada informasi lebih lanjut mengenai seleksi CASN akan dilaksanakan, kita masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat," kata Dhoni.

ASN Masih Jadi Primadona Pencari Kerja

Di tengah kebutuhan regenerasi ini, minat masyarakat terhadap profesi ASN dinilai tetap tinggi. Profesi ini masih menjadi pilihan utama, khususnya bagi para lulusan baru.

"Pekerjaan ini masih menjadi primadona, apalagi sekarang banyak fresh graduate yang ingin masuk sebagai seorang ASN," ujarnya.

Menurut Dhoni, regenerasi aparatur harus disiapkan dengan memperhatikan keseimbangan antara jumlah pegawai, kebutuhan organisasi, dan kualitas pelayanan publik. Pengisian formasi baru menjadi langkah krusial agar roda pemerintahan dan layanan kepada masyarakat di Jawa Tengah tetap berjalan optimal.

Reporter: Usman Harun
Sumber: indoraya.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top