Ini Standar Nilai dan Fisik yang Wajib Dipenuhi Calon Taruna STIN

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:59:31 WIB
Calon taruna STIN 2026/2027 tengah melengkapi persyaratan pendaftaran yang dibuka hingga 30 Agustus 2026.

STIN - Lulusan SMA dan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan punya kesempatan baru lewat penerimaan taruna STIN 2026/2027. Sekolah Tinggi Intelijen Negara di lingkungan Badan Intelijen Negara membuka pendaftaran lewat SSCASN BKN.

Deretan Syarat yang Harus Dicek

  • Lulusan minimal SMA/sederajat, bukan Paket C.
  • Kewarganegaraan Indonesia dan kesetiaan pada Pancasila serta UUD 1945.
  • Rekam jejak bersih dari tindak pidana, dibuktikan SKCK.
  • Nilai akademik, kondisi kesehatan, dan fisik sesuai standar STIN.
  • Kesediaan mengikuti seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi.

Peserta lulusan 2024 hingga 2026 perlu memastikan nilai rata-rata ijazah mencapai minimal 85, ditambah nilai mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya juga minimal 85.

Syarat Fisik dan Kesehatan

  • Perempuan: diutamakan tinggi badan minimal 160 cm.
  • Laki-laki: diutamakan tinggi badan minimal 165 cm.
  • Berat badan harus seimbang sesuai ketentuan.

Kata "diutamakan" berarti peserta dengan tinggi di bawah ketentuan masih bisa mengikuti proses seleksi apabila memiliki prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan. Persyaratan kesehatan lain tetap mengikuti pemeriksaan yang ditetapkan panitia.

Pilihan Jurusan di STIN 2026

  • Sarjana Agen Intelijen — untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Human Intelligence (HUMINT), berkaitan dengan operasional intelijen.
  • Sarjana Analis Intelijen — juga untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Intelligence Analysis Management, fokus pada analisis informasi untuk keputusan strategis.
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber — khusus lulusan SMK/MAK jurusan Desain Grafis, Komputer, Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, atau Teknik Komputer dan Informatika.

Kuota STIN 2026 Terbatas

Hanya 100 taruna dan taruni yang akan diterima STIN pada 2026, terbagi menjadi 60 kursi Agen Intelijen, 20 kursi Analis Intelijen, dan 20 kursi Keamanan dan Intelijen Siber. Perbandingan gender ditetapkan 85 persen laki-laki dan 15 persen perempuan dari total kuota.

Batas Waktu Pendaftaran STIN 2026

Sesuai jadwal nasional sekolah kedinasan yang ditetapkan BKN, pendaftaran STIN 2026 dibuka mulai 18 Agustus dan ditutup 30 Agustus 2026. Karena jendela waktu terbatas, calon peserta sebaiknya segera menyiapkan dokumen alih-alih menunggu mendekati tenggat.

Panduan Daftar Lewat SSCASN BKN

Proses pendaftaran STIN 2026 dilakukan online lewat SSCASN BKN, dimulai dengan pembuatan akun berbasis data kependudukan, login, lalu memilih menu Sekolah Kedinasan dan instansi STIN. Setelah menentukan program studi, peserta perlu mengisi biodata, mengunggah dokumen, memeriksa ulang data, mengirim pendaftaran, dan menyimpan buktinya untuk keperluan tahapan berikutnya.

Tahapan Seleksi Setelah Mendaftar

Setelah pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar serta rangkaian tes lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, kebugaran, dan psikologi sesuai ketentuan penerimaan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah lulusan Paket C bisa mendaftar STIN 2026?
Tidak, salah satu syarat STIN 2026 secara tegas menyebut peserta bukan lulusan Paket C, sehingga hanya lulusan SMA/SMK/sederajat reguler yang dapat mendaftar.

Apakah pendaftaran STIN 2026 dikenakan biaya?
Informasi biaya pendaftaran tidak dirinci dalam sumber ini — calon peserta sebaiknya memeriksa pengumuman resmi di portal SSCASN BKN untuk detail lengkapnya.

Kesimpulan

Dengan kuota 100 taruna, tiga pilihan program studi, dan jendela pendaftaran yang berlangsung sampai 30 Agustus 2026, calon peserta STIN 2026 perlu segera menyiapkan dokumen dan memastikan seluruh syarat akademik maupun fisik terpenuhi sebelum mendaftar lewat SSCASN BKN.

Reporter: Redaksi
Back to top